JOMBANG, LintasDaerah.id – Penggantian karet Bendung Karet Menturus di Kecamatan Kudu, Jombang, tuntas akhir Agustus lalu.
Dengan selesainya penggantian karet tersebut, aliran irigasi menuju lahan pertanian kembali normal dan petani bisa bernafas lega.
Kepala UPT Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Ploso Dinas PUPR Jombang, Wahyudi, menjelaskan penggantian dilakukan pada dua pintu utama yakni pintu tiga dan empat serta penambalan pada pintu lima.
“Untuk penggantian karet pintu air 3 dan 4 sudah selesai, sekarang sudah beroperasi seperti semula. Rampung akhir Agustus kemarin,” ungkapnya, Selasa (2/9/2025).
Dengan selesainya perbaikan, distribusi air dari Sungai Brantas ke jaringan irigasi kembali lancar.
“Irigasi sawah sudah normal lagi. Kebutuhan air pertanian insya Allah aman,” tambah Wahyudi.
Bendung Karet Menturus memiliki peran strategis karena mengalirkan air lintas kabupaten.
Dari total cakupan hampir 3.000 hektare, sekitar 450 hektare berada di Jombang, sementara sebagian besar dialirkan ke wilayah Mojokerto.
“Luas baku sawah lebih besar di Mojokerto, sehingga kebutuhan irigasi di sana juga lebih dominan,” jelasnya.
Kini fungsi bendung kembali normal, petani di dua daerah tersebut dapat mengandalkan pasokan air, terutama menjelang musim tanam.
“Kami akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan,” pungkas Wahyudi.(*)
Baca Juga:
- Bupati Warsubi Kukuhkan Dewan Pendidikan Jombang 2025–2030, Siap Wujudkan Generasi Emas 2045
- 7 Tips Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas agar Tetap Segar dan Awet
- Pemerintah Siapkan Digitalisasi Pajak, Akses Layanan Publik Bakal Diblokir bagi Wajib Pajak Bandel
Editor : Nury






