JOMBANG, LintasDaerah.id – Kasus penemuan mayat di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, yang terjadi Kamis (13/11), dipastikan sebagai kasus pembunuhan setelah hasil autopsi mengungkap adanya luka kekerasan parah. Korban, seorang ibu rumah tangga bernama Tri Retno Jumilah (60), ditemukan dalam kondisi membusuk di rumahnya.
Kepastian kasus pembunuhan ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, pada Jumat (14/11). Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat pendarahan hebat di kepala dan menderita sejumlah luka serius,luka memar di wajah, kepala, dada kiri, dan punggung tangan kanan .Patah Tulang pada rahang bawah kanan, tulang pipi kanan, dan beberapa tulang iga.
”Jadi ini dipastikan korban pembunuhan. Luka-luka tersebut diakibatkan oleh hantaman benda tumpul,” tegas AKP Dimas. Diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari empat hari sebelum jasadnya ditemukan.
Polisi saat ini memburu suami siri korban yang berinisial P sebagai terduga kuat pelaku. Dugaan ini menguat berdasarkan sejumlah temuan yakni P tidak berada di tempat saat jasad korban ditemukan oleh anaknya, Eko Nursoleh (45), dan tetangga. Sepeda motor korban turut hilang, dan polisi menduga kendaraan tersebut berada dalam penguasaan P.
Korban, yang dikenal sebagai penjual kopi di kawasan Pasar Mojoagung, selama ini tinggal berdua dengan P.
Jasad Tri Retno pertama kali ditemukan pada Kamis sore setelah anak korban dan warga curiga karena korban tidak terlihat sejak Senin, sementara lampu rumah terus menyala. Kecurigaan semakin kuat ketika sebuah buah titipan masih menggantung di pintu.
Anak korban akhirnya mendobrak masuk melalui genteng setelah mendapati rumah terkunci rapat. Korban ditemukan terbaring tak bernyawa di kamar belakang, dalam posisi tertelungkup, tertutup selimut dan bantal.
Polisi telah memasang police line di lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti. Saat ini, upaya pencarian terhadap terduga pelaku P terus dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap di balik pembunuhan keji ini.
Penulis : R Wijaya
Editor : Nury






