Kisah di Balik Kebakaran Pasar Mojoduwur Jombang, Ada yang Minta Uang Penyelidikan

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana klarifikasi Kades Mojoduwur, Imam Baihaqi dengan Kapolsek Mojwarno, AKP Tri Sula, terkait ramainya permintaan uang penyelidikan tragedi kebakaran Pasar Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Suasana klarifikasi Kades Mojoduwur, Imam Baihaqi dengan Kapolsek Mojwarno, AKP Tri Sula, terkait ramainya permintaan uang penyelidikan tragedi kebakaran Pasar Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

JOMBANG. LintasDaerah.id – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang, pada Jumat (9/5/2025) sore, rupanya dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan.

Kepala Desa Mojoduwur, Imam Baihaqi mengungkapkan, sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota polisi dari Polres Jombang.

Melalui sambungan telepon pada Sabtu (10/5/2025), pria tersebut mengaku sebagai Kasat dan meminta uang sebesar Rp 2 juta hingga Rp5 juta dengan dalih untuk mendatangkan tim Inafis guna menyelidiki penyebab kebakaran.

Baihaqi tidak langsung menuruti permintaan tersebut. Ia justru mengarahkan penelepon misterius itu untuk berkoordinasi dengan Kepala Pasar Mojoduwur, Wadi.

Keduanya pun sepakat bahwa uang hanya akan diberikan setelah tim penyelidik benar-benar hadir di lokasi.

“Orang itu mengaku dari kepolisian, minta uang penyelidikan. Tapi karena mencurigakan, kami tidak menindaklanjuti. Bahkan setelah itu, semua pesan dari nomor pelaku dihapus,” ujar Baihaqi.

Setelah tidak ada tindak lanjut dari pihak yang mengaku polisi tersebut, Baihaqi memastikan bahwa itu adalah aksi penipuan.

Ia juga menegaskan. tidak ada permintaan resmi dari aparat kepolisian, baik dari Polres Jombang maupun Polsek Mojowarno, terkait dana penyelidikan.

“Saya yakin itu murni penipuan. Bukan dari pihak kepolisian. Saya juga memohon maaf kepada Polres dan Polsek karena sempat menyampaikan informasi itu ke publik tanpa klarifikasi lebih dulu,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Mojowarno, AKP Tri Sula mengatakan. telah menindaklanjuti laporan tersebut dan langsung melakukan pelacakan terhadap nomor telepon yang digunakan pelaku. Hasilnya, posisi pelaku diduga berada di luar Pulau Jawa.

“Kami terus melakukan penyelidikan bersama Polres Jombang. Kami imbau masyarakat agar lebih waspada dan selalu melakukan konfirmasi ke pihak berwenang jika menerima permintaan mencurigakan,” tegas AKP Tri Sula.

Polsek Mojowarno kini bekerja sama dengan Polres Jombang untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku. (*)

Baca Juga:

Editor : Nury

Berita Terkait

Gudang SMPN 2 Sumobito Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Jombang Siaga Satu! 25.000 Dosis Vaksin PMK Dikerahkan Demi Amankan Stok Kurban Idul Adha
Cek Langsung ke SPBE, Polres Jombang Tegaskan LPG 3 Kg Tidak Langka
Banjir Carangrejo Mulai Surut, BPBD dan Dinsos Salurkan Bantuan dan Tangani Jalan Longsor di Plandaan
Sehari Pascabencana, BPBD Jombang Kirim Bantuan ke Korban Angin Kencang di Dua Kecamatan
Mobil Toyota Innova Terbakar di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Ratusan Juta
Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak
Ratusan Pemudik Jombang Balik ke Jakarta Gratis! Dishub Siapkan Bus Eksekutif Nyaman
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:33 WIB

Gudang SMPN 2 Sumobito Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Rabu, 15 April 2026 - 06:45 WIB

Jombang Siaga Satu! 25.000 Dosis Vaksin PMK Dikerahkan Demi Amankan Stok Kurban Idul Adha

Jumat, 10 April 2026 - 17:42 WIB

Cek Langsung ke SPBE, Polres Jombang Tegaskan LPG 3 Kg Tidak Langka

Jumat, 3 April 2026 - 15:02 WIB

Banjir Carangrejo Mulai Surut, BPBD dan Dinsos Salurkan Bantuan dan Tangani Jalan Longsor di Plandaan

Rabu, 1 April 2026 - 15:11 WIB

Sehari Pascabencana, BPBD Jombang Kirim Bantuan ke Korban Angin Kencang di Dua Kecamatan

Berita Terbaru