Proyek Rehab Madrasah Rp2,5 Miliar di Jombang Diduga Siluman, Ketua Yayasan Mengaku Tak Tahu Apa-apa

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi proyek rehabilitasi madrasah di Kabupaten Jombang bernilai Rp2,5 Miliar.

Kondisi proyek rehabilitasi madrasah di Kabupaten Jombang bernilai Rp2,5 Miliar.

JOMBANG, LintasDaerah.id – Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ada proyek rehabilitasi madrasah yang nilainya tidak main-main, mencapai Rp2,5 miliar.

Tapi anehnya, proyek sebesar itu justru diduga berjalan dengan tingkat keterbukaan yang cukup misterius atau diduga siluman.

Berdasarkan penelusuran LintasDaerah.id di lokasi, Sabtu (7/2/2026), tidak ditemukan papan proyek. Tak ada direksi keet. Tidak ada informasi yang lazimnya menempel di depan proyek-proyek pemerintah.

Skala pekerjaan proyek tersebut, di antaranya 9 ruang kelas MI dan 4 ruang kelas MTs direhabilitasi total. Selain itu, dua lagi ruang kelas MTs yang dibangun dari nol. Total ada 15 ruang kelas yang sedang dikerjakan.

Yang lebih menarik, Ketua Yayasan Mambaul Ma’arif, lembaga yang menaungi sekolah tersebut, justru mengaku tidak tahu-menahu soal proyek miliaran ini.

Baca Juga  Bupati Jombang Turun Langsung Pantau Perbaikan Jalan Rusak di Jipurapah

“Saya tidak tahu proyek rehabilitasi ini. Pagu anggarannya berapa, siapa kontraktornya, siapa pengawasnya, saya tidak tahu,” ujar Ketua Yayasan, Drs Hadi Syaifudin, saat dikonfirmasi lewat WhatsApp.

Kalau ini sinetron, mungkin penonton akan bertanya, bagaimana mungkin proyek madrasah Rp2,5 miliar berjalan di bawah naungan yayasan, tapi ketua yayasannya tak tahu detail apa pun?

Soal sumber dana dari Kementerian Agama, Hadi menyebut dirinya hanya menerima penjelasan secara umum dari Kemenag Kabupaten Jombang. Detail anggarannya? Tidak jelas.

“Kami selaku yayasan hanya menjalankan,” kilahnya.

Sementara itu, seorang mandor proyek menyebut, proyek rehabilitasi ini dikerjakan PT Erajaya Wijaya, perusahaan asal Blitar.

Ketika ditanya soal pengawasan, jawabannya justru makin bikin dahi berkerut. Menurut sang mandor, pelaksana dan pengawas proyek berasal dari perusahaan yang sama.

Baca Juga  Niat Nikahi Kekasih Tapi Ditolak, Pemuda di Dukuhmojo Jombang Nekat Terjun ke Sumur

“Pelaksana dan pengawas itu satu di PT Erajaya Wijaya,” katanya. Sayangnya, dia meminta namanya tidak dipublikasikan di media ini.

Dalam dunia proyek, ini tentu terdengar unik. Biasanya, pengawas berdiri di luar pelaksana. Tugasnya mengawasi, bukan mengawasi dirinya sendiri.

Soal waktu pengerjaan, menurut sang mandor, proyek ini berlangsung selama 360 hari kerja, termasuk masa pemeliharaan.

“Target penyelesaian fisiknya, rampung dalam 180 hari kerja,” katanya.

Pantauan LintasDaerah.id, selain papan proyek yang tak terlihat, perlengkapan keselamatan kerja (K3) juga tampak minim. Helm, rompi, dan sepatu safety tidak selalu digunakan para pekerja. Seolah keselamatan bisa menyusul belakangan, kalau sempat. (*)

Editor : Nury

Berita Terkait

Kecelakaan di Tapen Jombang, Truk Kontainer Tabrak Motor Sedang Parkir
Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar
Polres Jombang Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran
Mudik Lebaran 2026: Polres Jombang Sediakan Layanan Penitipan Motor dan Mobil Gratis 
Optimalkan Transportasi Publik, Dishub Jombang Lakukan Pendataan Penumpang di Dua Terminal Strategis
Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Gadingmangu Jombang
Polres Jombang dan Ponpes Darul Ulum Bersinergi Perkuat Karakter Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim dan Resmikan Gerakan ‘Jombang Berinfaq 
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:29 WIB

Kecelakaan di Tapen Jombang, Truk Kontainer Tabrak Motor Sedang Parkir

Senin, 16 Maret 2026 - 15:51 WIB

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:18 WIB

Polres Jombang Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:45 WIB

Optimalkan Transportasi Publik, Dishub Jombang Lakukan Pendataan Penumpang di Dua Terminal Strategis

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:10 WIB

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Gadingmangu Jombang

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB