JOMBANG, LintasDaerah.id – Vaksinasi massal terhadap hewan ternak sapi dilakukan di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun Anggaran 2025.
Tiga dusun menjadi sasaran vaksinasi yakni Dusun Gondang, Dusun Banyuasin, dan Dusun Kromong. Pelaksanaan vaksinasi melibatkan petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, yang bekerja sama dengan TNI dan perangkat desa setempat.
Pasiter Kodim 0814/Jombang, Kapten Inf Tatok Budiono, hadir langsung dalam kegiatan ini dan bahkan turut serta menyuntikkan vaksin kepada sejumlah sapi milik warga. Kehadirannya menjadi bukti dukungan nyata TNI terhadap program kesehatan hewan dan peningkatan kesejahteraan peternak di desa.
Menurut Kapten Tatok, vaksinasi merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular pada hewan, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat merebak beberapa waktu lalu.
“Program ini bukan hanya soal kesehatan ternak, tapi juga menyangkut ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan oleh Analis Pasar Pertanian Muda Dinas Peternakan Jombang, Susi Ermawati, SP, yang menjelaskan bahwa vaksinasi menyeluruh dan gratis ini adalah bagian dari pengendalian PMK yang telah terbukti efektif di Kabupaten Jombang.
“Saat ini, Jombang sudah zero case. Tidak ada laporan baru kasus PMK. Ini menunjukkan bahwa strategi vaksinasi dan edukasi yang kami jalankan berhasil,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pengendalian PMK yang baik berpengaruh langsung terhadap stabilitas harga daging di pasar, yang pada akhirnya membantu menekan angka inflasi daerah.
Program vaksinasi ini adalah salah satu dari sekian kegiatan non-fisik yang dilaksanakan dalam rangka TMMD Ke-125. Dengan mengintegrasikan aspek kesehatan hewan ke dalam program TMMD, TNI, Dinas Peternakan, dan pemerintah desa menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.
Vaksinasi sapi di Desa Kromong menjadi contoh nyata sinergi positif antara sektor pertahanan, pertanian, dan pemerintahan desa dalam membangun desa secara menyeluruh—tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga sektor pangan dan peternakan.(*)
Penulis : Apriani Alva
Editor : Nury






