Warsubi Dapat Apresiasi, Dinilai Beri Teladan Dialog Publik soal Pajak Daerah

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, LintasDaerah.id – Kehadiran Bupati Jombang Warsubi dalam wawancara di CNN Indonesia mendapat apresiasi dari pengamat politik. Langkah Warsubi yang tampil di panggung nasional dinilai sebagai teladan komunikasi publik yang empatik dan partisipatif dalam merespons kegelisahan masyarakat terkait kebijakan pajak daerah.

Pengamat politik Agung Baskoro menilai, kehadiran Warsubi berbeda dibandingkan sejumlah kepala daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

“Ada yang beda antara Jombang dengan Pati. Saya sangat mengapresiasi Pak Warsubi mau tampil di CNN malam ini. Tidak mudah berbicara di panggung nasional di tengah banyak masalah daerah bermunculan,” ujar Agung.

Baca Juga  Ini Sejumlah Catatan Kritis Fraksi DPRD Jombang Dalam Paripurna Raperda Pelaksanaan APBD 2024

Menurutnya, Warsubi menunjukkan itikad baik dengan membuka komunikasi dua arah secara luas. Bahkan, langkah itu dilakukan lebih awal sebelum muncul istilah Pati Effect terkait protes kenaikan pajak di daerah lain.

“Jombang berbeda dengan Pati. Jika di Pati kebijakan pajak terkesan sepihak tanpa komunikasi dengan DPRD maupun masyarakat, maka Pak Warsubi justru membuka ruang dialog. Beliau komunikatif, empatik, dan melibatkan DPRD agar penyusunan maupun revisi perda berjalan baik,” tegasnya.

Agung menambahkan, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan kondisi riil masyarakat dalam membuat kebijakan pajak. “Kenaikan harus rasional, jangan berlebihan, dan dilakukan bertahap. Saya juga mengapresiasi Mendagri Tito Karnavian yang memberi batasan minimum dan maksimum tarif pajak,” jelas Founder & Executive Director Triaspolitika itu.

Baca Juga  Temui Wamen Perkim, Bupati Jombang Warsubi Desak Program BSPS Segera Jalan Tahun 2026 

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa sejak awal dirinya meminta Bapenda Jombang membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan maupun masukan.

“Saya imbau masyarakat yang keberatan segera menghubungi Bapenda atau desa. Nanti bersama-sama dilakukan validasi agar pembayaran PBB-P2 bisa diturunkan. Terima kasih kepada masyarakat Jombang,” pungkasnya.(*)

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras
Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial
Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW
Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret
Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Lelang Jabatan di Pemkab Jombang Ditutup, Sekda Pastikan Tanpa Pungutan dan “Amplop Siluman”
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Abah Warsubi Hadiahkan Umrah untuk 5 Pasukan Kebersihan
Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji: Pokir Harus Pro-Rakyat dan Transparan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:28 WIB

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:10 WIB

Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:52 WIB

Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:44 WIB

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:25 WIB

Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB