Bapenda Jombang Pastikan Pendataan Pajak Tidak Bebani Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, LintasDaerah.id — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang, Hartono, menegaskan bahwa pendataan ulang pajak yang dilakukan pemerintah daerah tidak dimaksudkan untuk menambah beban masyarakat. Menurutnya, langkah ini justru bertujuan memastikan pengenaan pajak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, sehingga lebih adil bagi semua pihak.

“Pendataan ulang pajak bukan untuk membebani rakyat, tetapi untuk menjamin keadilan,” kata Hartono, Senin (11/8/2025). Pernyataan ini senada dengan instruksi Bupati Jombang, Warsubi.

Hartono memaparkan sejumlah kebijakan konkret yang diterapkan Pemkab Jombang. Pertama, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat. Kedua, penghapusan denda pajak mulai 1 Agustus hingga 31 Desember 2025, sehingga warga dapat melunasi kewajiban tanpa biaya tambahan. Ketiga, pemberian diskon hingga 35 persen untuk BPHTB pada semua jenis transaksi sebagai stimulus keringanan pajak.

Bapenda juga membuka ruang bagi warga yang merasa nilai pajaknya tidak tepat untuk mengajukan keberatan.
“Kami sudah siapkan tim khusus yang akan memproses setiap keberatan secara cepat, transparan, dan profesional,” ujarnya.

Hartono menjelaskan, perubahan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan tindak lanjut hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

Penyesuaian ini diatur dalam Pasal 99 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, serta Pasal 128 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023.

Ia menegaskan, Pemkab Jombang berkomitmen tidak akan menaikkan pajak pada tahun 2026. “Prinsip kami sederhana: keadilan, kesetaraan, kepastian hukum, efisiensi, keterbukaan, dan netralitas. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai penarik pajak, tetapi pelindung dan pendamping masyarakat,” kata Hartono.

Lainnya:

Penulis : Brown

Editor : Nury

Berita Terkait

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi
Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025
HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah
Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!
Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar
DPRD Jombang Matangkan Raperda Jasa Konstruksi, Tekankan Kualitas Bangunan dan SDM
Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang, Targetkan Pemerataan ke Sekolah Agama
3 Bupati Kompak! Flyover Mengkreng Segera Dibahas, Solusi Macet Parah di Jatim
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:01 WIB

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025

Senin, 27 April 2026 - 22:19 WIB

HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!

Jumat, 17 April 2026 - 04:26 WIB

Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:01 WIB

Politik & Pemerintahan

Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025

Senin, 27 Apr 2026 - 22:25 WIB

Politik & Pemerintahan

HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah

Senin, 27 Apr 2026 - 22:19 WIB

Pendidikan & Budaya

MTQ ke-32 Jombang Resmi Dibuka, Ratusan Qari-Qariah Siap Syiar Al-Qur’an

Senin, 27 Apr 2026 - 22:14 WIB