LintasDaerah.id – Gerhana bulan bukan hanya fenomena alam yang menakjubkan, tetapi juga menjadi momentum spiritual bagi umat Islam untuk mengingat kebesaran Allah SWT.
Dalam ajaran Islam, peristiwa ini disunnahkan untuk diiringi dengan ibadah khusus yang dikenal dengan shalat Khusuf atau shalat gerhana bulan.
Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain menjelaskan, hukum melaksanakan shalat Khusuf adalah sunnah muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan.
Gerakannya tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah pada umumnya, hanya saja terdapat kekhususan dalam jumlah rukuk dan panjang bacaan surat yang dibaca.
Berikut LintasDaerah.id merangkum tata cara shalat Gerhana Bulan (Khusuf) yang dikutip dari laman Kementerian Agama RI.
Tata Cara Shalat Gerhana Bulan (Khusuf)
Berikut tata cara shalat gerhana bulan (khusuf) pada tingkatan pertengahan sebagaimana dijelaskan para ulama:
1. Niat shalat gerhana dibarengi dengan takbiratul ihram.
Lafal niat:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”
2. Membaca doa Iftitah.
3. Membaca Ta’awudz dan surat Al-Fatihah.
4. Membaca surat Al-Qur’an dengan suara jahr (lantang).
5. Melakukan rukuk pertama dengan lama.
6. I‘tidal (bangkit dari rukuk).
7. Membaca surat Al-Fatihah kembali.
8. Membaca surat yang lebih pendek dari bacaan sebelumnya.
9. Rukuk kedua (lebih singkat dari rukuk pertama).
10. I‘tidal kembali.
11. Sujud pertama.
12. Duduk di antara dua sujud.
13. Sujud kedua.
14. Setelah itu berdiri untuk rakaat kedua dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama, hanya saja bacaan suratnya lebih pendek. Shalat diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.
Tata cara shalat Khusuf pada dasarnya sama seperti shalat sunnah pada umumnya. Perbedaannya terletak pada jumlah rukuk dan panjang bacaan surat dalam setiap rakaat.
Melalui ibadah ini, umat Islam diajak untuk merenungkan kebesaran Allah SWT, menjauhi provokasi rasa takut akibat fenomena alam, sekaligus memperbanyak doa dan introspeksi diri.(*)
Baca Juga:
- Warga Mojokerto GEGER, Puluhan Potongan Daging Manusia Ditemukan di Pacet
- Polres Jombang Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Bupati Warsubi Apresiasi Peran Polri Jaga Keamanan Masyarakat
- Temuan Mayat Seorang Pria di Rejoagung Jombang Gegerkan Warga
Penulis : Apriani Alva
Editor : Nury






