Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG,LintasDaerah.id– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mulai memperketat pengawasan terhadap validitas data pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui agenda Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar (SD) yang digelar di Aula 1 Disdikbud Jombang, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh operator Dapodik SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang terinput dalam sistem mencerminkan kondisi objektif di setiap satuan pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, saat membuka acara menyatakan bahwa akurasi data dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi utama pengambilan kebijakan strategis.
Rhendra mengingatkan bahwa setiap elemen data, baik mengenai peserta didik maupun sarana lembaga, memiliki implikasi langsung terhadap hak-hak sekolah dan siswa.

“Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegasnya.

IMG 20260211 WA0018
Ia menambahkan, ketidaksinkronan antara data digital dan kondisi fisik di lapangan berpotensi menghambat berbagai layanan publik. Oleh karena itu, integritas operator Dapodik menjadi kunci dalam menjaga kualitas ekosistem pendidikan di Jombang.

Dalam sesi teknis, Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana SD, Ahmad Jalalludin, memaparkan mekanisme verifikasi yang harus dilakukan para operator. Fokus utama pemutakhiran kali ini mencakup,Kondisi bangunan dan ruang kelas, Ketersediaan fasilitas pendukung pembelajaran,Pembaruan kelengkapan data periodik lainnya.

Melalui standarisasi pemahaman ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap perencanaan pendidikan serta penyaluran program bantuan ke depannya dapat lebih tepat sasaran dan akuntabel.

Editor : Nury

Berita Terkait

Semangat Hardiknas 2026: Tim WELAS Wonosalam “Sasar” Sekolah, Bagi Kado Perlengkapan untuk Siswa Kurang Mampu
MTQ ke-32 Jombang Resmi Dibuka, Ratusan Qari-Qariah Siap Syiar Al-Qur’an
Kepala Dinas Pendidikan Jombang Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026
Ketua PCNU Jombang Kritik Kebijakan Pendidikan, Kesejahteraan Guru dan Moral Siswa Jadi Sorotan
Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP
Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian
Bangkitkan Warisan Budaya, Jombang Gelar Rekonstruksi Kesenian Gambus Misri Bintang Sembilan
Optimalkan Potensi Siswa, 265 Guru di Jombang Ikuti Bimtek Deteksi Dini Inteligensi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:27 WIB

Semangat Hardiknas 2026: Tim WELAS Wonosalam “Sasar” Sekolah, Bagi Kado Perlengkapan untuk Siswa Kurang Mampu

Senin, 27 April 2026 - 22:14 WIB

MTQ ke-32 Jombang Resmi Dibuka, Ratusan Qari-Qariah Siap Syiar Al-Qur’an

Senin, 6 April 2026 - 15:31 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jombang Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026

Senin, 6 April 2026 - 14:45 WIB

Ketua PCNU Jombang Kritik Kebijakan Pendidikan, Kesejahteraan Guru dan Moral Siswa Jadi Sorotan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:45 WIB

Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan

Berita Terbaru