Ini Sejumlah Catatan Kritis Fraksi DPRD Jombang Dalam Paripurna Raperda Pelaksanaan APBD 2024

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang H Warsubi menandatangani nota persetujuan pengesahan Raperda menjadi Perda usai sidang paripurna di DPRD Jombang.

Bupati Jombang H Warsubi menandatangani nota persetujuan pengesahan Raperda menjadi Perda usai sidang paripurna di DPRD Jombang.

JOMBANG, LintasDaerah.id – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang, Rabu (28/5/2025), yakni penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap jawaban Bupati Jombang terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Meski seluruh fraksi menyatakan setuju mengesahkan Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda), sejumlah catatan kritis turut disampaikan sebagai masukan penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.

Dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taufiqi Fakkaruddin Assilahi atau Gus Fiqi menyampaikan perhatian khusus terhadap keberadaan pohon-pohon di sepanjang trotoar.

F-PPP menekankan perlunya perawatan yang konsisten agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Fraksi PPP juga menegaskan pentingnya mempertahankan identitas Kabupaten Jombang dengan tetap menggunakan kata “santri” dalam tagline daerah, meskipun ada wacana perubahan.

Sekedar informasi, duet Bupati-Wabup Jombang Warsubi-Gus Salman mengajukan penambahan kalimat berbahasa asing pada slogan resmi Kabupaten Jombang menjadi “Jombang Santri The Rood of Java”.

Pada duet Bupati-Wabup Jombang sebelumnya, yakni Mudjidah Wahab-Sumrambah, tagline Kabupaten Jombang yakni “Jombang Santri”.

Dan sekedar diketahui, duet Bupati-Wabup Jombang periode 2018-2023 tersebut diusung PPP dan diusung kembali berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilkada 2024 lalu. Hasilnya, duet Mudjidah-Sumrambah kalah telak dengan duet Warsubi-Gus Salman.

Sementara itu, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Anas Burhani memberikan sorotan terhadap tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

F-PKB ini mendesak perlunya meningkatkan efektivitas pengelolaan guna mendorong kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, F-PKB juga mendorong optimalisasi APBD untuk pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan peningkatan kualitas Penerangan Jalan Umum (PJU).

Fraksi PDI Perjuangan yang diwakili Dodit Eko Prasetyo juga menyampaikan catatan penting. F-PDI Perjuangan meminta Pemkab Jombang memberi perhatian lebih terhadap kelangsungan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, UMKM perlu didukung agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi motor penggerak perekonomian lokal.

Meskipun semua fraksi memberikan persetujuan, suara-suara kritis tersebut menunjukkan adanya perhatian serius dari para wakil rakyat terhadap pelaksanaan APBD yang lebih akuntabel dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Usai pembacaan pandangan akhir fraksi-fraksi, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji menegaskan kepada seluruh anggota dewan yang hadir dalam sidang paripuna.

“Apakah Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024 disetujui menjadi Perda?” tanya Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji kepada forum.

Pertanyaan itu pun dijawab serempak dengan persetujuan oleh seluruh peserta sidang paripurna.

Sekedar untuk informasi, dari 50 anggota DPRD Jombang, sebanyak 39 anggota dewan yang hadir dalam sidang paripurna tersebut.

Paripurna ini dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanuddin Yazid, serta unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida).

Setelah seluruh pandangan akhir disampaikan, rapat ditutup dengan penandatanganan nota persetujuan pengesahan Raperda oleh Bupati dan Pimpinan DPRD Jombang. (*)

Lainnya:

Penulis : Nury

Berita Terkait

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi
Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025
HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah
Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!
Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar
DPRD Jombang Matangkan Raperda Jasa Konstruksi, Tekankan Kualitas Bangunan dan SDM
Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang, Targetkan Pemerataan ke Sekolah Agama
3 Bupati Kompak! Flyover Mengkreng Segera Dibahas, Solusi Macet Parah di Jatim
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:01 WIB

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025

Senin, 27 April 2026 - 22:19 WIB

HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!

Jumat, 17 April 2026 - 04:26 WIB

Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:01 WIB

Politik & Pemerintahan

Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025

Senin, 27 Apr 2026 - 22:25 WIB

Politik & Pemerintahan

HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah

Senin, 27 Apr 2026 - 22:19 WIB

Pendidikan & Budaya

MTQ ke-32 Jombang Resmi Dibuka, Ratusan Qari-Qariah Siap Syiar Al-Qur’an

Senin, 27 Apr 2026 - 22:14 WIB