Bupati dan Ketua Dekranasda Jombang Dukung Batik Lokal di Ajang BWBF 2025

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Warsubi, Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang dan Yuliati Nugrahani Warsubi foto bersama Arumi Bachsin di acara  Wastra Batik Bojonegoro Festival (BWBF) 2025. (Foto: dok)

Bupati Jombang Warsubi, Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang dan Yuliati Nugrahani Warsubi foto bersama Arumi Bachsin di acara Wastra Batik Bojonegoro Festival (BWBF) 2025. (Foto: dok)

JOMBANG, LintasDaerah.id – Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian wastra nusantara dan penguatan UMKM batik lokal dengan turut serta dalam ajang Wastra Batik Bojonegoro Festival (BWBF) 2025. Acara pameran batik lokal tersebut digelar di Alun-Alun Bojonegoro, Rabu (18/6/2025).

Festival batik terbesar di kawasan Jawa Timur ini menghadirkan 105 stan yang menampilkan beragam karya batik dari kabupaten/kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk stan batik asal Jombang yang menampilkan kekayaan motif lokal dan potensi wastra khas daerah.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, hadir bersama Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin Yazid dan istri Ning Ema Erfina, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jombang, Suwignyo.

Kehadiran mereka sekaligus sebagai bentuk nyata dukungan terhadap industri batik sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus kekuatan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Yuliati menegaskan, batik dan wastra tidak hanya sekadar kain, melainkan juga identitas dan kebanggaan bangsa. Ia berharap kolaborasi antar daerah dapat terus dikembangkan untuk memperluas daya saing perajin batik, termasuk dari Jombang.

“Wastra bukan sekadar kain, melainkan sebuah identitas. Melalui ajang seperti BWBF, kami ingin Jombang terus membuka peluang kerja sama dan memperkuat eksistensi UMKM batik di level regional maupun nasional,” jelasnya.

Usai pembukaan acara, Yuliati turut mendampingi Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, mengunjungi sejumlah stan batik yang memamerkan karya dari berbagai daerah, termasuk delapan stan dari Jawa Tengah yang memperkaya keberagaman motif wastra dalam festival ini.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menjelaskan bahwa pengembangan sektor batik telah menjadi bagian dari program prioritas 100 hari kerja Pemkab Jombang. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mengadakan pelatihan membatik bagi generasi muda dan UMKM pemula, yang juga sejalan dengan program “1 dusun, 1 wirausaha.”

“Kami ingin mencetak regenerasi perajin batik di Jombang. Dengan pelatihan dan pemberdayaan, batik lokal bisa menjadi sektor unggulan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga mengenalkan wastra khas Jombang bernama Deles, yang mengandung filosofi kesederhanaan, ketekunan, dan nilai-nilai kejawaan. Warsubi mendorong agar wastra Deles tidak hanya dikenakan saat acara resmi, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian dan tren fashion masyarakat.

Senada dengan itu, Kepala Disperindag Jombang, Suwignyo, menyampaikan bahwa Pemkab akan terus mendampingi perajin batik lokal dalam berbagai aspek, mulai dari pengembangan motif hingga pemasaran digital.

“Melalui BWBF 2025 ini, kami melihat potensi besar dari masing-masing daerah. Wastra Jombang juga memiliki keunikan tersendiri. Ke depan, kami akan dorong pengembangan industri batik secara terintegrasi,” ujarnya.

Kehadiran jajaran Pemkab Jombang dalam ajang BWBF 2025 bukan hanya sebagai tamu undangan, melainkan sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif berbasis lokal. Diharapkan, batik Jombang semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.(*)

Lainnya:

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Pasar Murah EPIK Mobile Hadir di Megaluh, Pemkab Jombang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Idul Fitri
Disdikbud Jombang dan Bank Jatim Gelar Bazar Ramadan 4 Hari, Libatkan Puluhan UMKM
Disperta Jombang Pastikan Bantuan Pupuk Tembakau Tetap Berlanjut Tahun Ini
Kapolres Jombang Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan 5 Hektare Desa Katemas
Bupati Warsubi Serahkan Bantuan Alsintan, Perkuat Posisi Jombang sebagai Lumbung Pangan Nasional
Dukung Swasembada Gula 2028, Pemkab Jombang dan Kodim 0814 Gelar Tanam Tebu Perdana
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Jombang dan BRI Salurkan 5 Unit Mesin Pengering Jagung
Disdagrin Jombang Pastikan Penataan Pasar Ploso Sesuai Perbup No. 76 Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:49 WIB

Pasar Murah EPIK Mobile Hadir di Megaluh, Pemkab Jombang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Idul Fitri

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:32 WIB

Disdikbud Jombang dan Bank Jatim Gelar Bazar Ramadan 4 Hari, Libatkan Puluhan UMKM

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:45 WIB

Disperta Jombang Pastikan Bantuan Pupuk Tembakau Tetap Berlanjut Tahun Ini

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:45 WIB

Kapolres Jombang Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan 5 Hektare Desa Katemas

Senin, 5 Januari 2026 - 21:20 WIB

Bupati Warsubi Serahkan Bantuan Alsintan, Perkuat Posisi Jombang sebagai Lumbung Pangan Nasional

Berita Terbaru