JOMBANG, LintasDaerah.id – Kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Parluh 16 Cabang Jombang tahun 2025 berjalan aman dan lancar.
Acara yang digelar di Padepokan PSHT Desa Plandi, Jombang, Rabu (9/7/2025) itu, dihadiri ratusan warga PSHT dari berbagai wilayah dan berlangsung khidmat serta penuh semangat kekeluargaan.
Pengamanan kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polres Jombang, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah instansi terkait.
Selain itu, panitia internal PSHT juga menerjunkan Pengamanan Internal (Pamter) untuk membantu pengaturan dan pengawasan peserta.
Seluruh personel pengamanan dikerahkan secara maksimal untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga situasi ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kontribusi semua pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT merupakan bukti sinergi yang baik antara aparat, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua elemen, baik dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia PSHT, serta masyarakat sekitar yang telah bersinergi menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan pengesahan warga baru PSHT ini. Berkat kerja sama dan komitmen bersama, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.
Kapolres menambahkan, pendekatan humanis yang diterapkan personel di lapangan menjadi salah satu kunci keberhasilan pengamanan.
Selain itu, kehadiran Pamter PSHT turut berperan penting dalam mengatur disiplin dan ketertiban para peserta, sehingga acara dapat berlangsung tertib tanpa insiden berarti.
“Semoga kerja sama yang telah terjalin ini menjadi modal utama kita dalam menjaga kondusifitas wilayah ke depan. Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas semua pihak,” imbuhnya.
Kegiatan pengesahan warga baru PSHT tidak hanya menjadi momen penting bagi organisasi perguruan silat tersebut, tetapi juga menunjukkan soliditas dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan.
Keberhasilan pengamanan acara ini diharapkan menjadi contoh dalam pelaksanaan kegiatan berskala besar lainnya di Kabupaten Jombang. (*)
Baca Juga:
- Pemuda di Jombang Meninggal Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah
- Gaji UMP 2026 Naik, Tapi Kenapa Rakyat Makin Susah? Terungkap: Kenaikan Upah Ternyata Hanya "Pereda Nyeri"
- Jombang Jadi Role Model Sekolah Rakyat Angkatan Pertama, Mensos Gus Ipul Apresiasi Dukungan Bupati Warsubi dan Wabup Salmanudin
Penulis : Apriani Alva
Editor : Nury






