Terlalu Banyak dan Semrawut, Pemdes Kepatihan Jombang Stop Pemasangan Kabel Fiber Optik

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Kepatihan Jombang, Erwin Pribadi saat menunjukkan kabel fiber optik yang distop pemasangannya karena dinilai terlalu banyak dan semrawut.

Kades Kepatihan Jombang, Erwin Pribadi saat menunjukkan kabel fiber optik yang distop pemasangannya karena dinilai terlalu banyak dan semrawut.

JOMBANG, LintasDaerah.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, bersikap tegas menghentikan sementara seluruh aktivitas pemasangan kabel fiber optik di wilayahnya.

Langkah ini dilakukan, menyusul semakin padatnya jaringan kabel yang mafhum digunakan layanan internet dan memiliki potensi risiko keselamatan bagi warga.

Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi menegaskan, kebijakan yang diberlakukannya itu bersifat semi-moratorium, sebagai bentuk respons atas kondisi yang dinilai sudah tidak ideal.

“Saya memang menghentikan semua pemasangan fiber optik di wilayah desa saya. Saat ini sudah ada lima jaringan, dua sudah terpasang sejak 2015, dan tiga lainnya baru, itu pun setelah melalui proses izin yang sangat panjang,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Menurutnya, selain terlalu padat, pemasangan kabel fiber optik juga kerap menimbulkan persoalan baru di lapangan, khususnya terkait aspek keselamatan.

Pihaknya khawatir dengan fenomena kasus kabel putus dan menjuntai ke jalan, menjadi keluhan warga karena berpotensi membahayakan warga sekaligus pengendara.

Baca Juga  Cegah Pohon Tumbang, DLH Jombang Intensifkan Pemangkasan di Titik Rawan

Dan ketika terkena dampak tersebut, warga kebingungan hendak lapor ke mana. Pun demikian dengan siapakah pemilik jaringan kabel fiber optik tersebut.

“Sering kejadian kabel putus kena pengguna jalan. Warga bingung mau lapor ke mana, karena kita sendiri tidak tahu siapa vendor yang pasang, atau bahkan izinnya dikeluarkan oleh siapa,” jelasnya.

Erwin Pribadi juga mengaku tidak pernah menerima salinan atau tembusan izin dari pihak vendor maupun instansi yang berwenang, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Akibatnya, pemerintah desa (Pemdes) Kepatihan kesulitan melakukan koordinasi saat terjadi gangguan atau insiden.

“Kalau pun izinnya dikeluarkan kabupaten, ya mbok ya desa dikasih salinan. Siapa vendor-nya? Supaya kalau ada masalah, kita bisa komunikasi. Ini malah dibiarkan begitu saja,” kritiknya.

Baca Juga  Lawatan ke Turki, Presiden Prabowo Makan Malam dengan Pelajar Asal Indonesia

Erwin Pribadi mengakui, kalau secara aturan, Pemdes tidak memiliki kewenangan teknis untuk memberi izin atau menolak pemasangan infrastruktur jaringan. Namun, pihaknya menegaskan kalau dampak langsung tetap bakal dirasakan masyarakat desa.

“Secara hukum memang bukan kewenangan desa. Tapi objeknya kan ada di wilayah saya. Warga saya yang kena dampaknya. Jadi mestinya kabupaten juga mempertimbangkan aspek ini,” tegasnya.

Kades Erwin juga meminta agar persoalan ini mendapat perhatian serius pihak legislatif. Pihaknya juga mendorong adanya evaluasi dan kajian lebih dalam, bahkan jika perlu dibentuk Peraturan Daerah (Perda) khusus mengenai regulasi pemasangan jaringan kabel di lingkungan desa.

“Saya minta ini dievaluasi. Kalau perlu ya dibuatkan Perda agar tidak semrawut dan masyarakat tidak dirugikan,” pungkasnya. (*)

kabel internet di kepatihan jombang
Kabel fiber optik layanan internet di salah satu titik di Desa Kepetihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang yang terkesan semrawut.,

Penulis : Nury

Berita Terkait

Kecelakaan di Tapen Jombang, Truk Kontainer Tabrak Motor Sedang Parkir
Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar
Polres Jombang Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran
Mudik Lebaran 2026: Polres Jombang Sediakan Layanan Penitipan Motor dan Mobil Gratis 
Optimalkan Transportasi Publik, Dishub Jombang Lakukan Pendataan Penumpang di Dua Terminal Strategis
Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Gadingmangu Jombang
Polres Jombang dan Ponpes Darul Ulum Bersinergi Perkuat Karakter Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim dan Resmikan Gerakan ‘Jombang Berinfaq 
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:29 WIB

Kecelakaan di Tapen Jombang, Truk Kontainer Tabrak Motor Sedang Parkir

Senin, 16 Maret 2026 - 15:51 WIB

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:18 WIB

Polres Jombang Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:45 WIB

Optimalkan Transportasi Publik, Dishub Jombang Lakukan Pendataan Penumpang di Dua Terminal Strategis

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:10 WIB

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Gadingmangu Jombang

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB