Timbunan Sampah di Jombang Capai 150 Ton per Hari, DLH Gencarkan Edukasi dan Pengawasan

- Redaksi

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tumpukan sampah di Jombang. (Foto dibuat dengan AI)

Ilustrasi tumpukan sampah di Jombang. (Foto dibuat dengan AI)

JOMBANG, LintasDaerah.id – Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Jombang. Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat, rata-rata 150 ton sampah rumah tangga masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya.

Angka tersebut melebihi kapasitas ideal dan mayoritas berupa sampah campuran, baik organik maupun anorganik.

Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga.

“Perilaku masyarakat dalam memilah sampah sangat menentukan. Kalau sampah dicampur, penanganannya semakin sulit. Padahal pemilahan sederhana saja bisa meringankan beban TPA,” jelasnya, Jumat (12/9/2025).

Ulum mengakui, mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah bukan perkara mudah. Menurutnya, butuh waktu panjang dan konsistensi.

“Kalau bicara soal budaya, tidak bisa instan. Tidak bisa satu-dua tahun langsung berubah. Harus terus-menerus diedukasi. Kami bersama relawan desa, sekolah-sekolah melalui program Adiwiyata, hingga TPS3R sudah bergerak. Insyaallah kami tidak akan pernah lelah,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Warsubi Resmikan Bait Kata School Jombang dan Buka Festival Cublak Suweng 2026

Ia menyebut DLH telah melakukan dua strategi, yakni upaya darurat dengan penanganan langsung ketika ada tumpukan, dan upaya jangka panjang melalui edukasi serta penguatan sistem pengolahan sampah.

“Jadi, kalau ada tumpukan sampah, langsung kami tindak. Sementara untuk jangka panjangnya, edukasi dan clean up terus kami lakukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ulum mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan sungai atau lahan terbuka sebagai lokasi pembuangan.

“Kalau ada tumpukan di jalan atau di sungai, itu bukan hanya merusak pemandangan, tapi juga mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Jangan biasakan buang sampah sembarangan,” katanya.

Baca Juga  Jombang Jadi Role Model Sekolah Rakyat Angkatan Pertama, Mensos Gus Ipul Apresiasi Dukungan Bupati Warsubi dan Wabup Salmanudin

Ia juga menyinggung persoalan lahan yang kerap menjadi kendala dalam penyediaan TPS baru.

“Banyak lahan yang dipakai warga untuk buang sampah adalah tanah pribadi, bukan aset desa atau pemerintah. Kami tidak bisa membangun TPS di tanah orang tanpa izin,” jelas Ulum.

Meski berbagai kendala masih dihadapi, DLH Jombang optimistis dapat menekan persoalan sampah dengan sinergi lintas sektor. Ulum berharap masyarakat lebih sadar dan ikut menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan kami, masyarakat benar-benar sadar bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama. Kalau perilaku berubah, lingkungan akan lebih bersih, sehat, dan nyaman,” pungkasnya.

Editor : Nury

Berita Terkait

Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan
Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP
Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian
Bangkitkan Warisan Budaya, Jombang Gelar Rekonstruksi Kesenian Gambus Misri Bintang Sembilan
Optimalkan Potensi Siswa, 265 Guru di Jombang Ikuti Bimtek Deteksi Dini Inteligensi
Kabar Gembira! 5 Jalan Utama di Jombang Bakal Mulus, Ini Daftar Lokasinya 
Bupati Warsubi Resmi Meluncurkan “Eling Gahana” dan Jombang Creative Hub di Tirta Wisata
Disdikbud Jombang Sosialisasikan Program Kerja Bidang Pembinaan SD Tahun 2026
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:45 WIB

Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:58 WIB

Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:38 WIB

Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:30 WIB

Bangkitkan Warisan Budaya, Jombang Gelar Rekonstruksi Kesenian Gambus Misri Bintang Sembilan

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:23 WIB

Optimalkan Potensi Siswa, 265 Guru di Jombang Ikuti Bimtek Deteksi Dini Inteligensi

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:44 WIB