Sekolah Tolak Program MBG, Dewan Pendidikan Pilih Jalur Dialog

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG,Lintasdaerah.id – Dewan Pendidikan menyatakan mendukung penuh program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai strategis untuk meningkatkan kesehatan peserta didik, memperbaiki konsentrasi belajar, dan menekan angka stunting.

“Secara prinsip kami mendukung pelaksanaannya di daerah,”
kata Ketua Dewan Pendidikan, Cholil Hasyim, Jumat,26 September 2025.

Meski demikian, Dewan Pendidikan meminta pemerintah tidak serta-merta menganggap penolakan sekolah sebagai bentuk perlawanan. Keberatan yang muncul, menurut mereka, harus dipandang sebagai masukan tentang persoalan teknis di lapangan. Dewan juga mendorong sekolah yang menolak MBG menyampaikan alasannya secara tertulis maupun dalam forum dialog.

Dewan Pendidikan pun menyiapkan diri sebagai mediator antara sekolah dan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan agar program MBG bisa diterima dengan penyesuaian kondisi lokal mulai dari menu hingga pola distribusi.

“Kami ingin program ini berjalan sesuai konteks daerah masing-masing,”
ujar Cholil.

Tak hanya memediasi, lembaga ini juga berkomitmen mengawasi mutu makanan, keamanan penyajian, dan distribusinya agar tidak menimbulkan kerugian bagi sekolah atau peserta didik. Hasil pengawasan akan dilaporkan kepada pemerintah daerah sebagai dasar perbaikan kebijakan.

Menurut Dewan Pendidikan, penolakan sekolah kerap terjadi karena minimnya informasi tentang manfaat MBG. Karena itu, mereka mendorong pemerintah lebih gencar melakukan sosialisasi.

“Program ini jangan hanya dipersepsikan sebagai ‘bagi-bagi makan’, tapi benar benar mendukung tumbuh kembang anak,”
kata Cholil.

Dewan Pendidikan menegaskan tetap membuka ruang dialog. Mereka berharap program MBG berjalan sesuai tujuan tanpa merugikan sekolah maupun peserta didik.

Lainnya:

Editor : Nury

Berita Terkait

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi
Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025
HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah
Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!
Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar
DPRD Jombang Matangkan Raperda Jasa Konstruksi, Tekankan Kualitas Bangunan dan SDM
Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang, Targetkan Pemerataan ke Sekolah Agama
3 Bupati Kompak! Flyover Mengkreng Segera Dibahas, Solusi Macet Parah di Jatim

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:01 WIB

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025

Senin, 27 April 2026 - 22:19 WIB

HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!

Jumat, 17 April 2026 - 04:26 WIB

Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Bukan karena Kritik Sekolah, Pemkab Jombang Ungkap Alasan Pemecatan Guru PNS Yogi

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:01 WIB

Politik & Pemerintahan

Prestasi Gemilang! Jombang Masuk Top 4 Nasional EPPD 2025

Senin, 27 Apr 2026 - 22:25 WIB

Politik & Pemerintahan

HUT Otonomi Daerah ke-30: Jombang Tancap Gas Sinkronkan Program Pusat-Daerah

Senin, 27 Apr 2026 - 22:19 WIB

Pendidikan & Budaya

MTQ ke-32 Jombang Resmi Dibuka, Ratusan Qari-Qariah Siap Syiar Al-Qur’an

Senin, 27 Apr 2026 - 22:14 WIB