Sikat Mafia Hutan, Presiden Prabowo Amankan Aset Negara Rp6,6 Triliun

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, LintasDaerah.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menerima laporan capaian hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) serta penyelamatan keuangan negara tahun 2025. Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu (24/12/2025).

​Dalam agenda tersebut, Satgas PKH melaporkan keberhasilan besar dalam menertibkan pemanfaatan lahan ilegal dan mengembalikan aset negara baik berupa fisik kawasan maupun finansial.

​Terdapat dua poin utama yang menjadi sorotan dalam laporan tersebut, yang mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membenahi tata kelola kehutanan:

​Pemulihan Kawasan Hutan: Total luasan lahan yang berhasil dikuasai kembali oleh negara mencapai 4.081.560,58 hektare. Pada kesempatan ini pula, dilakukan penyerahan kawasan hutan Tahap V dengan luas 893.002,383 hektare.

​Penyelamatan Keuangan Negara: Pemerintah berhasil menarik dana sebesar Rp6.625.294.190.469,74. Nilai fantastis ini berasal dari hasil penyelamatan keuangan negara serta penagihan denda administratif terhadap pelanggaran di sektor kehutanan.

​Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat. Ia mengakui bahwa tantangan di lapangan tidaklah mudah, mengingat besarnya skala lahan dan adanya resistensi dari pihak-pihak tertentu.

​“Saya berterima kasih atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara telah bekerja keras di medan yang sulit. Verifikasi 4 juta hektare itu tidak sedikit,” tegas Presiden Prabowo

​Presiden juga menyoroti hambatan yang dihadapi tim selama proses investigasi, termasuk upaya perlawanan dari korporasi-korporasi yang melanggar aturan. “Kita mengerti upaya korporasi untuk menghambat verifikasi dan penyelidikan. Namun, hasil hari ini membuktikan bahwa hukum harus tegak demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

​Keberhasilan Satgas PKH ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi para pelaku usaha di sektor sumber daya alam untuk senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku. Langkah ini bukan sekadar penertiban administrasi, melainkan upaya strategis untuk memastikan kedaulatan lahan dan kelestarian ekosistem hutan Indonesia bagi generasi mendatang.

Baca Juga:

Penulis : R Wijaya

Editor : Nury

Berita Terkait

Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!
Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar
DPRD Jombang Matangkan Raperda Jasa Konstruksi, Tekankan Kualitas Bangunan dan SDM
Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang, Targetkan Pemerataan ke Sekolah Agama
3 Bupati Kompak! Flyover Mengkreng Segera Dibahas, Solusi Macet Parah di Jatim
WFH Jumat Resmi Berlaku di Jombang, ASN Dituntut Lebih Produktif dan Digital
Kunjungan Arifatul Choiri Fauzi di Jombang: Sekolah Rakyat dan UPTD PPA Jadi Sorotan Perlindungan Anak
Tingkatkan Produktivitas, Dinas PUPR Jombang Rutinkan Agenda “Indonesia ASRI

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Forkopimcam Mojoagung Sidak Dapur MBG, Garuda Nusantara Lestari: “Gizi Anak Bangsa Adalah Harga Mati!

Jumat, 17 April 2026 - 04:26 WIB

Program PK-RTLH Jombang 2026: 61 Rumah Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 2,045 Miliar

Rabu, 15 April 2026 - 14:12 WIB

DPRD Jombang Matangkan Raperda Jasa Konstruksi, Tekankan Kualitas Bangunan dan SDM

Jumat, 10 April 2026 - 17:37 WIB

Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang, Targetkan Pemerataan ke Sekolah Agama

Kamis, 9 April 2026 - 15:13 WIB

3 Bupati Kompak! Flyover Mengkreng Segera Dibahas, Solusi Macet Parah di Jatim

Berita Terbaru