JOMBANG, LintasDaerah.id– Pemerintah Kecamatan Ngoro menunjukkan langkah proaktif dalam mengoptimalkan pendapatan daerah. Bersama jajaran pemerintah desa dan petugas pemungut pajak, mereka menggelar koordinasi intensif untuk memantapkan target pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si.
Camat Ngoro, Nur Evva Maylia, S.STP., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa kunci keberhasilan pemungutan pajak terletak pada soliditas tim di lapangan.
“Sinergi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan wujud kebersamaan kita antara pemerintah daerah, desa, dan para pemungut pajak. Kita harapkan percepatan pelunasan PBB-P2 tahun 2026 bisa tercapai tepat waktu,” ujar Nur Evva di hadapan para undangan.

Sebagai bukti keseriusan, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Camat Ngoro dengan para Kepala Desa se-Kecamatan Ngoro. Dokumen ini menjadi simbol dukungan penuh seluruh elemen desa terhadap target pembangunan daerah.
Tidak hanya menuntut target, Pemerintah Kecamatan Ngoro juga memberikan penghargaan kepada para pemungut PBB-P2 yang menunjukkan kinerja luar biasa dengan pelunasan tercepat.
Kepala Bapenda Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Kecamatan Ngoro ini.
“Kami sangat menghargai dedikasi para petugas di lapangan. Penghargaan ini adalah bentuk terima kasih atas kontribusi nyata Bapak dan Ibu dalam mendukung kemandirian fiskal daerah kita,” ungkap Sholahuddin.
Selain seremonial, kegiatan ini juga mencakup aspek teknis yang krusial. Dilakukan penyerahan dokumen Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan Lampiran Surat Pemberitahuan Objek Pajak (LSPOP) kepada para koordinator desa.
Dokumen-dokumen tersebut akan menjadi instrumen utama bagi desa dalam melakukan pendataan ulang serta pemutakhiran data objek pajak agar lebih akurat dan transparan.
Menutup rangkaian acara, Nur Evva Maylia berpesan agar koordinasi tidak berhenti di ruang pertemuan saja, melainkan terus berlanjut hingga ke pintu-pintu rumah warga.
“Dengan kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi, saya optimis target pelunasan tahun ini dapat tercapai optimal demi kelancaran pembangunan di wilayah Jombang, khususnya di Ngoro,” tutupnya.
Baca Juga:
- Karateka Jombang Masuk Skuad Pelatnas Menuju Kejuaraan Asia
- Polres Jombang Tanam Jagung Serentak, Aksi Nyata Jaga Ketahanan Pangan Terpantau Virtual oleh Wapres Gibran
- Sekolah Tolak Program MBG, Dewan Pendidikan Pilih Jalur Dialog
Editor : Nury






