Anggaran Dokumen Kajian Capai Rp2 Miliar, Kepala Bappeda Jombang Tolak Temui Media dan LSM

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabuapten Jombang, Jawa Timur.

Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabuapten Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG, LintasDaerah.id – Proyek pengadaan dokumen kajian/riset di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabuapten Jombang, Jawa Timur, menjadi rasan-rasan kalangan sejumlah aktivis.

Mereka menilai, pengadaan dokumen kajian/riset tersebut harus dikawal secara ketat, mengingat anggaran pada pengadaan ini cukup fantastis, mencaai sekitar Rp2 Miliar.

“Kami khawatir, ada sebuah permainan di balik pengadaan tersebut. Pengadaan tersebut harus dilakukan secara terbuka. Sejauh ini, kami tidak mengetahui apa saja point-point di dalam proyek tersebut. Apakah juga menyangkut risetnya, atau hanya dokumennya saja,” ucapnya. Sayangnya, dia menolak namanya dicantumkan di media.

Dan sayangnya juga, Kepala Bappeda Jombang, Danang, tidak bersedia alias menolak saat hendak dikonfirmasi terkait hal ini.

Baca Juga  Sri Mulyani hingga Budi Gunawan Tersingkir, Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih

Melalui stafnya, terkait permintaan konfirmasi, pihaknya meminta agar melayangkan surat terlebih dahulu.

“Mohon maaf sebelumnya, saya menyampaikan arahan dari bapak, terkait konfirmasi harus melayangkan surat terlebih dahulu,” ujar staf tersebut.

Dalam upaya konfirmasi tersebut, media ini tidak sendirian, melainkan bersama sejumlah wartawan dari media lain dan sejumlah LSM.

“Saya menilai, sikap meminta surat lebih dulu tersebut sebelum konfirmasi, mencederai prinsip keterbukaan informasi publik (KIP). Apalagi ini menyangkut penggunaan anggaran yang bersumber dari keuangan negara,” kata salah satu anggota LSM yang ikut dalam upaya konfirmasi. Ia juga meminta namanya tidak disebutkan.

Baca Juga  Innova Seruduk Truk Muatan Beton di Tol Jombang-Mojokerto, Tiga Orang Meninggal Satu Balita Selamat

Menurutnya, permintaan konfirmasi merupakan hak publik yang seharusnya tidak perlu dipersulit dengan birokrasi berbelit-belit.

“Anggaran kajian sebesar itu harus dipertanggungjawabkan. Mengapa harus menunggu surat resmi jika pertanyaannya sangat mendasar: apa hasil kajiannya, dan bagaimana digunakan dalam perencanaan dalam pembangunan?,” sambungnya.

Hingga berita ini diunggah, belum ada penjelasan resmi dari Kepala Bappeda Jombang mengenai rincian penggunaan anggaran tersebut maupun hasil riset yang dimaksud.

Sikap tertutup dari lembaga perencana pembangunan ini dinilai justru mengundang kecurigaan publik lebih besar.(*)

Editor : Nury

Berita Terkait

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras
Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial
Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW
Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret
Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Lelang Jabatan di Pemkab Jombang Ditutup, Sekda Pastikan Tanpa Pungutan dan “Amplop Siluman”
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Abah Warsubi Hadiahkan Umrah untuk 5 Pasukan Kebersihan
Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji: Pokir Harus Pro-Rakyat dan Transparan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:28 WIB

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:10 WIB

Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:52 WIB

Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:44 WIB

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:25 WIB

Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB