Klaim 90 Persen Sudah Bergabung, Ketua ABPEDNAS Jombang Beber Tunjangan BPD Minim

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Zazuli, etua terpilih Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Jombang. (Foto: Apriani Alva)

Ahmad Zazuli, etua terpilih Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Jombang. (Foto: Apriani Alva)

JOMBANG, LintasDaerah.id — Tunjangan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Jombang ternyata hanya Rp325 ribu per bulan. Angka yang dinilai jauh dari layak, mengingat beratnya tanggung jawab mereka sebagai mitra strategis pemerintah desa.

Fakta itu diungkapkan Ketua terpilih Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Jombang, Ahmad Zazuli, usai pelantikannya pada Jumat (5/7/2025).

“Tunjangan BPD untuk ketua, dari tahun kemarin hingga hari ini masih Rp325 ribu. Harapan kami ke depan ada perhatian lebih, dan ABPEDNAS bisa dilibatkan dalam pengambilan kebijakan untuk kesejahteraan BPD,” kata Zazuli.

Ia menegaskan, tunjangan minim itu tak sebanding dengan tugas BPD yang harus mengawasi jalannya pemerintahan desa sekaligus menampung aspirasi masyarakat. ABPEDNAS, lanjutnya, akan mendorong agar kesejahteraan BPD menjadi agenda prioritas pemerintah daerah.

Meski mengungkap nominal tunjangan yang relatif kecil, Zazuli menegaskan, fokus utama ABPEDNAS Jombang ke depan adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para anggota BPD. Ia meyakini, kesejahteraan akan mengikuti jika kapasitas dan peran BPD ditingkatkan secara nyata.

Baca Juga  Bangga! Kafilah MTQ Jombang Raih Peringkat 7 di Ajang MTQ Jawa Timur 2025

“Antara kapasitas dan kesejahteraan itu saling mengikuti. Yang utama adalah peningkatan SDM. Kalau kapasitas anggota BPD meningkat, maka wajar jika kesejahteraan pun turut didorong naik,” katanya.

Disinggung soal anggota BPD yang menjadi bagian PABDSI, Zazuli mengklaim, bahwa sekitar 90 persen anggota BPD di Jombang tergabung dalam ABPEDNAS.

Hal ini menunjukkan kepercayaan dan antusiasme yang tinggi terhadap asosiasi ini sebagai wadah aspirasi dan perjuangan BPD.

Pelantikan ABPEDNAS Jombang
Pelantikan DPC ABPEDNAS Jombang

Sebagai organisasi yang menaungi sebagian besar BPD di Jombang, ABPEDNAS berharap bisa dilibatkan secara aktif dalam proses penyusunan kebijakan yang menyangkut kepentingan desa dan kesejahteraan perangkatnya.

Dengan sinergi antara ABPEDNAS, Pemerintah Desa, dan Pemkab Jombang, Zazuli optimistis peran BPD akan semakin kuat, baik secara kelembagaan maupun sosial.

“Kami siap bersinergi dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. Semoga ke depan, peran ABPEDNAS semakin nyata dalam pembangunan desa di Jombang,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus ABPEDNAS Jombang. Pelantikan tersebut langsung oleh ABPEDNAS Jawa Timur. Bupati Warsubi menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh organisasi BPD yang ada di Jombang, termasuk ABPEDNAS dan PABPDSI.

Baca Juga  Keren, Bupati Jombang H Warsubi Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

“Di Jombang ada dua organisasi BPD, ABPEDNAS dan PABPDSI. Saya kira semua bisa diwadahi. Yang penting tujuannya sama, yaitu membangun desa untuk mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera,” ujar Bupati Warsubi.

Ia juga menyinggung gelar yang diterimanya dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, yakni sebagai “Bapak BPD Jombang”. Hal ini memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membina BPD sebagai mitra strategis desa.

“BPD adalah mitra pemerintah dalam menentukan arah kebijakan desa dan menyukseskan visi Jombang lima tahun ke depan,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelantikan ABPEDNAS Jombang, Sabtu (5/7/2025), dihadiri 5 perwakilan dari setiap 21 kecamatan di Jombang. Pelantikan dipimpin Sekretaris ABPEDNAS Jatim, Abdul Syukur.(*)

Baca sebelumnya: Pelantikan DPC ABPEDNAS, Bupati Jombang Warsubi Singgung Dualisme Organisasi BPD, Ada Apa?

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras
Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial
Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW
Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret
Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Lelang Jabatan di Pemkab Jombang Ditutup, Sekda Pastikan Tanpa Pungutan dan “Amplop Siluman”
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Abah Warsubi Hadiahkan Umrah untuk 5 Pasukan Kebersihan
Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji: Pokir Harus Pro-Rakyat dan Transparan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:28 WIB

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:10 WIB

Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:52 WIB

Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:44 WIB

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:25 WIB

Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB