JAKARTA, LintasDaerah.id – Partai Nasdem memastikan mutasi Ahmad Sahroni dari posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI bukanlah pencopotan. Sekjen Nasdem, Hermawi Taslim, menyebut langkah itu sekadar “penyegaran”.
Namun publik bertanya-tanya, penyegaran macam apa yang datang hanya sepekan setelah Sahroni bikin heboh dengan ucapannya soal desakan pembubaran DPR. Kala itu, ia menyebut pandangan itu sebagai “mental orang tolol sedunia”.
Ucapan yang mestinya ditujukan ke logika, kata Sahroni, malah dipahami masyarakat sebagai penghinaan.
Publik terlanjur tersulut, terlebih saat isu gaji anggota DPR Rp230 juta per bulan dan tunjangan serba naik kembali mencuat.
Kini, alih-alih dicopot, Sahroni justru dimutasi ke Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi.
Rotasi ini menimbulkan pertanyaan, apakah ini sekadar strategi partai untuk menyelamatkan wajah atau cara halus “mengistirahatkan” politisi yang sedang ramai digoreng warganet?
Bagi rakyat, yang jelas pesannya sederhana, jabatan di DPR memang bisa diputar, tapi kritik keras rakyat sering kali justru dipatahkan dengan label-label baru. Dari “tidak sopan”, “mental sakit hati”, sampai “tolol sedunia”.(*)
Baca Juga:
- TOK! Gubernur Khofifah dan DPRD Jatim Setujui P-APBD 2025 Rp32,99 Triliun, Fokus Pendidikan dan Kesehatan
- Forest Orienteering Race 2025 Meriahkan Hari Tata Ruang Nasional di Wonosalam Jombang
- Diangkut Truk, Ratusan Botol Miras dari Bali Diamankan di Jombang
Editor : Nury






