JAKARTA, LintasDaerah.id — Bupati Jombang, Warsubi, melakukan audiensi penting bersama Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah di Gedung ATR/BPN, Jakarta Selatan, Selasa (23/07/2025).
Agenda utama pertemuan ini adalah membahas percepatan program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.
Dalam pertemuan ini, Bupati Warsubi didampingi Staf Ahli Sa’ean Choir, Kepala Dinas Perkim Jombang Agung Hariadi, serta Ketua DPD Partai Gelora Jombang Imam Khudori.
Bupati Warsubi menyampaikan, hingga saat ini masih terdapat lebih dari 18 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Jombang. Oleh karena itu, ia sangat berharap agar program BSPS bisa terealisasi pada tahun 2026 mendatang.
“Saya sangat berharap program BSPS ini bisa terealisasi di Jombang tahun 2026. Ini bukan hanya program dari pemerintah pusat, tetapi juga demi memberikan hunian yang aman dan nyaman,” ujar Bupati Warsubi.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia, menyambut baik kedatangan rombongan dari Jombang. Ia memberikan apresiasi atas inisiatif Bupati Warsubi yang datang langsung untuk memperjuangkan warganya.
“Saya ucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Bupati Jombang. Ini adalah bentuk nyata dari pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan rumah layak huni,” tutur Fahri.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong agar program BSPS dapat berjalan sesuai target dan menyentuh langsung masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Jika program BSPS bisa terlaksana di tahun 2026, maka amanah ini akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Tujuannya jelas, agar warga bisa tinggal di rumah yang nyaman dan layak huni,” tambahnya.
Program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) sendiri merupakan upaya pemerintah dalam menyediakan bantuan bagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni agar dapat melakukan perbaikan rumah secara mandiri.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari berbagai pihak, Bupati Warsubi optimistis Jombang bisa menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan program perumahan berbasis gotong royong tersebut.(*)













Komentar