JOMBANG, LintasDaerah.id – Suasana tenang di Dusun Santren, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, berubah mencekam pada dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB Jum’at (16/1/2026). Gerombolan remaja berjumlah sekitar 100 orang melakukan penyerangan brutal terhadap warga dan merampas barang berharga.
Peristiwa bermula saat sejumlah pemuda setempat sedang bersantai sambil minum kopi di depan gang setelah selesai mengadakan acara dusun. Secara tiba-tiba, massa dalam jumlah besar datang memasuki pemukiman warga dengan membawa senjata tajam jenis sabit.
Salah satu korban, Ahmad Rafi Maulana, menjadi sasaran perampasan. Tidak hanya ditabrak oleh gerombolan tersebut, ponsel (HP) dan barang berharga miliknya dan teman- teman raib dirampas pelaku.
Menurut keterangan saksi di lokasi, para pelaku bertindak sangat agresif. Mereka tidak hanya menyerang pemuda yang sedang berkumpul, tetapi juga merusak fasilitas di halaman rumah warga, bahkan ada yang nekat merangsek masuk ke dalam rumah.
“Kejadiannya cepat sekali, mereka masuk gang dan langsung nabrak adik saya dan teman-temannya. HP dan barang-barang diambil,” ujar firda anggota keluarga korban.
Kepanikan memuncak saat teriakan peringatan terdengar di tengah kegelapan malam.
“Gowo arit! (Bawa sabit!)” teriak warga saat melihat gerombolan tersebut mengacungkan senjata tajam.
Mendengar teriakan tersebut, warga mulai keluar rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi. Berdasarkan kesaksian warga sekitar mereka ada menggunakan atribut yang berlogo teratai.
“Ada yang teriak ‘Teratai nih!’, dan beberapa dari mereka memang terlihat memakai baju dengan logo bunga teratai,” tambah saksi di lokasi kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tapi kerugian material dan warga merasa ketakutan .Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas untuk mengusut tuntas kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan situasi di Desa Pulorejo kembali kondusif.
Lainnya:
- Perkara Sound Horeg di Jatibanjar Jombang Naik ke Pengadilan Usai Lebaran
- Upaya Puluhan Gram Sabu-sabu Masuk Lapas Kediri, Untungnya Digagalkan
- Kebun Terlarang di Plosoklaten Terbongkar: Polisi Sita Puluhan Pohon Ganja dalam Pot!
Editor : Nury






