Konvoi Dini Hari di Janti Jombang Berencana Tawuran, Bawa Sajam Mirip Celurit dan Bondet

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana konferensi pers di halaman Satreskrim Polres Jombang terkait insiden konvoi malam sambil mengacungkan senjata tajam dan membawa bahan peledak.

Suasana konferensi pers di halaman Satreskrim Polres Jombang terkait insiden konvoi malam sambil mengacungkan senjata tajam dan membawa bahan peledak.

JOMBANG, LintasDaerah.id – Sabtu malam (31/1/2026) atau lebih tepatnya Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendadak tak lagi ramah bagi orang yang sekedar pingin pulang dengan tenang.

Bukan karena macet, tapi karena sekelompok pemuda memilih konvoi sambil mengacung-acungkan senjata tajam (Sajam) yang bentuknya mirip celurit dan membawa bondet, benda yang jelas-jelas tidak masuk kategori aksesoris motor tapi bisa saja meledak.

Warga yang melihat pemandangan tak lazim itu pun segera melapor. Polres Jombang merespons cepat dan hasilnya, empat orang berhasil diamankan.

Keempatnya adalah IF (21), AHN (18), MRH (16), dan KNL (17). Usianya masih muda, sebagian masih pelajar dan mahasiswa, tapi perlengkapan yang dibawa lebih cocok untuk adegan film laga kelas berat.

Menariknya, tidak semua dari mereka merupakan anggota perguruan silat. IF dan AHN disebut bukan bagian dari perguruan mana pun. Sementara MRH dan KNL tercatat sebagai anggota komunitas KDN Horor. Nama komunitasnya saja sudah cukup bikin merinding, apalagi dengan membawa bondet dan celurit.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, para pemuda ini bukan sekedar konvoi cari angin malam. Mereka diduga kuat sedang merencanakan serangan terhadap komunitas SOS yang juga terafiliasi dengan perguruan silat lain.

“Petugas yang siaga langsung bergerak ke lokasi dan menemukan gerombolan pemuda berboncengan membawa celurit berukuran panjang serta bahan peledak,” kata AKP Dimas dalam konferensi pers, Senin (2/2/2026).

Dari hasil penyelidikan, terungkap jika konvoi ini memang dirancang sebagai bagian dari rencana tawuran. Modusnya klasik tapi tetap berbahaya. Mereka bergerombol, keliling, menakut-nakuti, lalu menyerang kelompok lawan. Bedanya, kali ini mereka membawa bondet,

Penangkapan dimulai dari salah satu pelaku yang diamankan langsung di lokasi konvoi. Pengembangan kasus berlanjut ke wilayah Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kecamatan Jombang, hingga akhirnya AHN ditangkap sekitar pukul 10.20 WIB.

Sementara IF, yang disebut sebagai tersangka utama, memilih menyerahkan diri ke kantor Satreskrim Polres Jombang. Entah, keputusan itu karena dia sadar atau capek kabur.

Kini keempatnya sudah diamankan di Mapolres Jombang bersama barang bukti. Mereka dijerat Pasal 306 dan Pasal 307 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait penguasaan senjata tajam dan bahan peledak tanpa izin. Ancaman hukumannya jelas bukan main-main.

Barang bukti yang disita pun tak kalah bikin geleng kepala, di antaranya sembilan bom rakitan jenis bondet, tiga bilah celurit sepanjang 150 sentimeter, satu unit Honda Vario putih bernopol L-4025-QK, batu kerikil, serta sisa obat mercon. (*)

Editor : Nury

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penggelapan KSU Al Kahfi Rugikan Puluhan Warga, Polisi Ungkap Perkembangannya
Bapak dan Anak di Pacitan Ditangkap usai Siram Pedagang Tempe dengan Cairan Kimia
Polisi Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Sawiji Jombang, Ternyata Siswi SMP Asal Sumobito
Bawa Sajam dan Diduga Mabuk, Pria Tua di Wonosalam Jombang Ancam Habis Satu Keluarga
Skandal LPG Subsidi Terbongkar di Jombang, Modus Oplosan Terkuak!
Perkara Sound Horeg di Jatibanjar Jombang Naik ke Pengadilan Usai Lebaran
Upaya Puluhan Gram Sabu-sabu Masuk Lapas Kediri, Untungnya Digagalkan
Kebun Terlarang di Plosoklaten Terbongkar: Polisi Sita Puluhan Pohon Ganja dalam Pot!
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan KSU Al Kahfi Rugikan Puluhan Warga, Polisi Ungkap Perkembangannya

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:33 WIB

Bapak dan Anak di Pacitan Ditangkap usai Siram Pedagang Tempe dengan Cairan Kimia

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:15 WIB

Polisi Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Sawiji Jombang, Ternyata Siswi SMP Asal Sumobito

Senin, 11 Mei 2026 - 06:44 WIB

Bawa Sajam dan Diduga Mabuk, Pria Tua di Wonosalam Jombang Ancam Habis Satu Keluarga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Skandal LPG Subsidi Terbongkar di Jombang, Modus Oplosan Terkuak!

Berita Terbaru