Babak Baru Mutilasi Pacet, 310 Potongan Tubuh Tiara Tersusun di Meja Forensik RS Bhayangkara Sidoarjo

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potongan tubuh korban mutilasi Pacet disusun tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Gakkum Porong-Sidoarjo.

Potongan tubuh korban mutilasi Pacet disusun tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Gakkum Porong-Sidoarjo.

SIDOARJO, LintasDaerah.id – Tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Gakkum Porong-Sidoarjo masih berjibaku dengan pekerjaan panjang menyusun potongan tubuh korban mutilasi Pacet, Mojokerto. Hingga Selasa (9/9/2025), lebih dari 310 potongan tubuh dan serpihan tulang yang diduga milik Tiara Angelina Saraswati (25), warga Desa Made, Lamongan, telah diterima tim.

Sebagian besar potongan itu berupa fragmen tulang, hanya beberapa bagian yang masih utuh seperti telapak tangan kanan dan kaki kiri.

“Pemeriksaan tidak bisa terburu-buru. Kami harus mengidentifikasi setiap potongan sebelum masuk tahap uji DNA,” jelas Karumkit RS Bhayangkara Porong, Kompol dr. Zaid, Senin (8/9/2025).

Baca Juga  Korupsi Pujasera TBM Mojokerto: Tahap Dua, Enam Tersangka Ditahan, Satu Masih Buron

Hasil otopsi sementara menyebutkan, Tiara mengalami kekerasan dengan senjata tajam sekaligus benda tumpul sebelum dimutilasi. Beberapa bagian vital, seperti tangan kiri dan kaki kanan, hingga kini belum ditemukan.

Proses uji DNA diperkirakan memerlukan waktu hingga satu bulan. Hasilnya akan disampaikan resmi kepada keluarga korban dan menjadi bagian penting dalam berkas penyidikan.

Baca Juga  Pria di Bondowoso Bobol Gudang Gabah, Terungkap dari Jejak Butiran Beras

“Sejak Sabtu jumlah potongan yang masuk 63, terus bertambah hingga kini lebih dari 310. Kami masih menunggu temuan lainnya dari lokasi pencarian,” tambah Zaid.

Di sisi lain, keluarga korban di Lamongan masih menunggu hasil resmi tim forensik. Mereka berharap kepastian identitas dan penyebab kematian segera terungkap, agar keadilan bisa ditegakkan.

“Yang kami butuhkan sekarang adalah kepastian dan keadilan untuk Tiara,” ucap salah satu kerabat korban di rumah duka.(*)

Editor : Nury

Berita Terkait

Konvoi Dini Hari di Janti Jombang Berencana Tawuran, Bawa Sajam Mirip Celurit dan Bondet
Kabur Lama Banget, Buron Korupsi Dana Hibah PSSI Jombang Akhirnya Tertangkap
Drama Pelarian Napi Nganjuk Berakhir di Tumpukan Jerami
Ringkus 17 Maling Motor, Satgasus Curanmor Polres Jombang Panen Residivis
Polisi Amankan 680 Botol dari Gudang Miras Skala Rumahan di Jogoroto Jombang
MENCEKAM! Ratusan Remaja Bersenjata Tajam Serang Dusun Santren Jombang
Ayah Tiri di Jombang Ditangkap Polisi atas Dugaan Perkosaan Anak di Bawah Umur
Oknum Guru SMP di Jombang Cabuli Murid , Ancam Sebar Video Asusila untuk Paksa Korban

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Konvoi Dini Hari di Janti Jombang Berencana Tawuran, Bawa Sajam Mirip Celurit dan Bondet

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:34 WIB

Kabur Lama Banget, Buron Korupsi Dana Hibah PSSI Jombang Akhirnya Tertangkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:49 WIB

Drama Pelarian Napi Nganjuk Berakhir di Tumpukan Jerami

Senin, 26 Januari 2026 - 19:03 WIB

Ringkus 17 Maling Motor, Satgasus Curanmor Polres Jombang Panen Residivis

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:02 WIB

Polisi Amankan 680 Botol dari Gudang Miras Skala Rumahan di Jogoroto Jombang

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

SAH ! Yuliati Nugrahani Resmi Jadi Ketua Dekopinda Jombang Periode 2026-2030

Selasa, 10 Feb 2026 - 20:12 WIB