Banjir Carangrejo Mulai Surut, BPBD dan Dinsos Salurkan Bantuan dan Tangani Jalan Longsor di Plandaan

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, LintasDaerah.id – Pemerintah Kabupaten Jombang bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos), bantuan logistik disalurkan kepada warga terdampak banjir di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, pada Kamis (2/4) pagi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air di Desa Carangrejo kini berangsur surut. Rumah-rumah warga yang sebelumnya terendam mulai kering seiring dengan redanya intensitas hujan dalam dua hari terakhir.

Kepala Desa Carangrejo, Supriaji, MT, mengonfirmasi bahwa saat ini air hanya tersisa di titik-titik jalan dengan kontur tanah yang rendah.

“Alhamdulillah, kondisi banjir di Carangrejo sudah surut. Hari ini tinggal beberapa titik di jalan desa yang posisinya agak rendah,” ungkapnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati Jombang, BPBD dan Dinas Sosial langsung menyerahkan bantuan kebutuhan dasar. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si., hadir langsung di lokasi didampingi Kepala Dinas Sosial, Agung Hariadi, S.T., M.M.

IMG 20260406 WA0012

Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi:

Dari BPBD Jombang: 35 karton lauk-pauk dan 25 karton tambahan gizi.
Dari Dinas Sosial Jombang: 35 paket beras premium (5 kg), 40 paket gula pasir (1 kg), 25 paket minyak goreng, dan 10 dus mi instan.

“Seluruh bantuan ini kami serahkan secara langsung kepada Kepala Desa Carangrejo untuk segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan,” jelas Agung Hariadi.
Usai dari Kesamben, tim BPBD melanjutkan peninjauan ke Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Di lokasi tersebut, sedang dilakukan perbaikan darurat pada akses jalan yang longsor akibat terjangan banjir.

Wiku Birawa menjelaskan bahwa proses perbaikan dilakukan secara swadaya dan gotong royong bersama masyarakat.
“Saat ini proses memasuki tahap pemasangan anyaman bambu sebagai pondasi awal, sebelum nantinya dilakukan pengisian material pasir menggunakan karung (sandbag),” jelas Wiku.

Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi sinergi antara petugas dan masyarakat dalam menghadapi bencana ini. Wiku menegaskan bahwa pemulihan akses jalan menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi warga tidak terganggu.

“Ke depan, kami akan melakukan kajian teknis lebih mendalam untuk mencari solusi permanen guna mencegah terulangnya kejadian serupa di wilayah-wilayah rawan,” pungkasnya.

Editor : Nury

Berita Terkait

Kediri Siaga Satu! Polres Kediri Resmi Bentuk Tim Anti Begal, Siap Sikat Penjahat Jalanan
RSUD Jombang Kurban 8 Sapi dan 1 Kambing di Idul Adha 2026, Ribuan Bungkus Daging Dibagikan
Dana Bumdesma Ploso Jombang Rp65 Juta per Tahun Jadi Sorotan
Tabrak Lari Sebabkan 3 Pelajar Meninggal di Jombang, Sopir Truk Akhirnya Dibekuk di Jawa Barat
Kasus Dugaan Pemerasan, Oknum PNS dan Ajudan Bupati Jombang Dilaporkan ke Polisi
Mobil Dikendarai Pelajar Tabrak Dua Motor dan Tiang di Jalan Gus Dur Jombang
Toko Perlengkapan Umroh di Mojoagung Jombang Hangus Dilalap Api
Pemuda Asal Jombang Meninggal Usai Tabrak Truk Gandeng di Balongbendo Sidoarjo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:10 WIB

Kediri Siaga Satu! Polres Kediri Resmi Bentuk Tim Anti Begal, Siap Sikat Penjahat Jalanan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Jombang Kurban 8 Sapi dan 1 Kambing di Idul Adha 2026, Ribuan Bungkus Daging Dibagikan

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:08 WIB

Dana Bumdesma Ploso Jombang Rp65 Juta per Tahun Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:39 WIB

Tabrak Lari Sebabkan 3 Pelajar Meninggal di Jombang, Sopir Truk Akhirnya Dibekuk di Jawa Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:49 WIB

Mobil Dikendarai Pelajar Tabrak Dua Motor dan Tiang di Jalan Gus Dur Jombang

Berita Terbaru