Kenapa Daging Kurban Lebih Bau Prengus? Ternyata Ini Alasan Ilmiahnya

- Redaksi

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daging kurban bau prengus(Freepik/4045)

Ilustrasi daging kurban bau prengus(Freepik/4045)

LintasDaerah.id – Saat Hari Raya Iduladha tiba, daging kambing dan sapi menjadi menu utama yang dinantikan.

Tapi, pernahkah merasa daging kurban memiliki aroma bau prengus yang lebih tajam dibandingkan daging yang biasa dibeli di pasar?

Ternyata, ada penjelasan ilmiah dan teknis di balik aroma bau prengus pada daging kurban. Yuk, simak penjelasan lengkapnya, seperti dikutip LintasDaerah.id dari berbagai sumber.

1. Senyawa Alami dalam Daging Kambing

Salah satu penyebab utama bau prengus pada daging kambing adalah senyawa karbonil dan asam lemak yang ada secara alami.

Senyawa ini mudah teroksidasi saat proses memasak, sehingga menghasilkan aroma tajam yang khas.

Selain itu, kambing jantan dewasa menghasilkan hormon feromon yang bisa menempel pada daging dan memunculkan bau lebih menyengat.

Hormon feromon menyebabkan peningkatan asam laktat dalam otot yang dapat membuat aroma daging lebih tajam dan juga mempengaruhi kualitas daging.

Baca Juga  Sosialisasi Air Minum Aman di Jombang: Bupati Warsubi Minta Sekolah Aktif Gunakan Layanan Perumdam dan AMDK 'TIBER'

Stres juga bisa menyebabkan tekstur daging menjadi lebih gelap, keras dan kering.

Hal itulah yang membuat daging kambing kurban kadang terasa lebih berbau prengus dibanding kambing biasa.

2. Lemak dan Darah yang Masih Menempel

Lemak berlebih terutama yang menempel di sekitar otot dan perut kambing, menjadi sumber bau prengus yang dominan. Saat daging diolah, lemak akan meleleh dan memunculkan aroma kuat.

Jika darah belum bersih sempurna atau tidak langsung mendapatkan penanganan dengan baik setelah penyembelihan, maka bau amis atau anyir juga muncul.

3. Penyimpanan Kurang Tepat Setelah Penyembelihan

Saat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban dilakukan secara massal. Hal ini membuat daging biasanya langsung dibagi-bagikan dan kadang dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.

Padahal, daging yang tidak segera dimasukkan ke lemari pendingin akan lebih cepat terkontaminasi bakteri dan mengalami oksidasi, yang memperparah bau prengus.

Baca Juga  Wajah Gelap Bisa Jadi Glowing Alami dengan Kopi Bubuk

Tips Mengurangi Bau Prengus

1) Buang lemak putih berlebih sebelum dimasak
2) Lumuri daging dengan jeruk nipis atau cuka, lalu diamkan 15–30 menit
3) Gunakan rempah-rempah kuat seperti jahe, kunyit, lengkuas, dan serai
4) Hindari menyimpan daging terlalu lama di suhu ruang
5) Masak dengan metode seperti dipanggang atau dibakar untuk mengurangi aroma

Bau prengus yang terdapat pada daging kurban, khususnya kambing, bukan berarti membuat daging tidak layak konsumsi.

Sebaliknya, aroma bau prengus pada daging kurban merupakan bagian alami dari komposisi biologis dan cara penanganan hewan.

Dengan memperhatikan teknik pengolahan yang tepat, daging kurban tetap dapat dilaj menjaadi hidangan yang lezat dan sehat sekaligus tanpa aroma menggangu.(*)

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

BPJS PBI Dinonaktifkan? Dinsos Jombang: Jangan Panik, Bisa Reaktivasi!
BPJS PBI 29 Ribu Warga Dinonaktifkan, Pemkab Jombang Siapkan Rp 4 Miliar untuk Berobat Gratis
IWOI Jombang dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Sinergi Perkuat Perlindungan Jurnalis
Pemerintah Berencana Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Akhir 2025, Simak Cara dan Syaratnya
Jambore Posyandu Jombang 2025: Momen Penting Penguatan Lintas Sektor dan Peningkatan Derajat Kesehatan Keluarga
BGN Apresiasi Keberhasilan Jombang dalam Program Makan Bergizi Gratis, Tekankan Pentingnya Pengawasan Dapur
JOMBANG SIAGA ! Dinkes Gencarkan Pencegahan Dini, Gerakan 3M Plus, Sirine Lawan DBD
Kesehatan Gigi Cerminan Diri, Risiko Penyakit Meningkat Jika Abai Perawatan

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:15 WIB

BPJS PBI Dinonaktifkan? Dinsos Jombang: Jangan Panik, Bisa Reaktivasi!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:28 WIB

BPJS PBI 29 Ribu Warga Dinonaktifkan, Pemkab Jombang Siapkan Rp 4 Miliar untuk Berobat Gratis

Senin, 22 Desember 2025 - 13:20 WIB

IWOI Jombang dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Sinergi Perkuat Perlindungan Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:16 WIB

Pemerintah Berencana Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Akhir 2025, Simak Cara dan Syaratnya

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:30 WIB

Jambore Posyandu Jombang 2025: Momen Penting Penguatan Lintas Sektor dan Peningkatan Derajat Kesehatan Keluarga

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:44 WIB