JOMBANG, LintasDaerah.id – Calon jamaah haji (Calhaj) Kabupaten Jombang tahun 2025 diberi bimbingan atau manasik haji, sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah.
Manasik haji tingkat kabupaten ini, digagas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Darul Ulum Jombang, pada Kamis (10/04/2025).
Kepala Dinkes Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada MKP menyampaikan, penetapan istithoah haji semata-mata bukan karena Dinkes Jombang, tetapi ditentukan oleh sistem.
“Dinas Kesehatan Jombang juga mengharapkan semua jamaah haji istithoah, sehingga mempunyai kesempatan menunaikan ibadah haji yang sangat diidamkan,” ucapnya dalam sambutannya.
Selanjutnya, Hexawan Tjahja Widada menceritakan pengalamannya ketika menjadi Tenaga Kesehatan Haji di tahun 2014, melayani Jamaah Haji di bidang kesehatan yang sangat menarik bagi calon jamaah haji.
Kepala Dinkes Jombang juga berpesan khusus untuk calon haji yang menggunakan fasilitas sebagai pendamping haji, agar tidak melupakan calon jamaah haji yang didampingi.
Menurutnya, hal ini dikarenakan pada tahun ini, setiap kloter haji memiliki 1 orang tenaga kesehatan (nakes), sehingga resiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan lebih besar terjadi di jamaah yang didampingi.
“Semoga calon jamaah haji Jombang tahun ini semuanya sehat, berangkat sehat, menjalankan ibadah dengan mudah, pulang ke Indonesia sehat dan menjadi haji mabrur dan barokah,” pungkasnya. (*)
Editor : Ny






