JOMBANG, LintasDaerah.id – Kabupaten Jombang terbebas bencana banjir, menjadi target dan komitmen duet kepemimpinan Bupati Jombang H Warsubi dengan Wabup Gus Salmanudin Yazid.
Pemkab Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, melaksanakan perbaikan di bidang Sumber Daya Air (SDA). Perbaikan ini sebagai upaya merealisasikan cita-cita tersebut.
Dalam Program 100 Hari Kerja duet Bupati-Wabup Jombang, Dinas PUPR menargetkan 3 titik perbaikan tanggul dan normalisasi 13 saluran dan afvour.
Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi menyampaikan, bidang SDA Dinas PUPR telah melakukan penutupan tanggul yang ada di Kali Jombangwetan, Desa Mayangan. Tanggul tersebut sempat jebol akibat hujan dan debit air yang meluap.
“Ini kita lakukan karena tanggul tersebut jebol di awal tahun 2025, akibat curah hujan tinggi dan debit yang tidak bisa dikendalikan sehingga merusak tanggul di Desa Mayangan,” terangnya dalam wawancara eksklusif, di Dinas PUPR Jombang, Rabu (23/4/2025).
Perbaikan tanggul tersebut, berada di tiga titik lokasi di Desa Mayangan. Menurut Bayu Pancoroadi, Dinas PUPR Jombang dalam hal penanganan tanggul jebol ini, tuntas pada Maret minggu kedua.
Selain itu, pemeliharaan di bidang SDA juga dilakukan dengan normalisasi pada 13 saluran sungai/afvour di Kabupaten Jombang.
“Dalam Program 100 Hari Kerja Bupati Jombang Abah Warsubi, ini dari target (normalisasi sungai/afvour) 26 km, sudah selesai 17 km. Sisanya akan kita selesaikan di Mei minggu ketiga,” katanya.
Bayu Pancoroadi memaparkan, normalisasi sungai/afvour telah menjadi kegiatan Dinas PUPR setiap tahun. Kondisi saat ini, sungai/afvour yang ada di Kabupaten Jombang memerlukan normalisasi.
Sedimentasi yang ada di saluran, baik itu saluran pembawa ataupun pembuang harus dibersihkan setiap tahunnya. Dengan demikian, genangan yang ada di permukiman pada musim penghujan bisa diminimalkan.
Faktor cuaca menjadi perhatian khusus Dinas PUPR dalam kaitannya normalisasi sungai/afvour saat musim penghujan.
“Di tahun 2024-2025 ini, memang informasi dari BMKG cuaca sedang tidak bersahabat, dimana terdapat siklus LaNina, yakni musim penghujan yang berlangsung sepanjang tahun bisa mengakibatkan beberapa saluran dan sungai penuh airnya,” jelas Bayu Pancoroadi.
Sepanjang April 2025, lanjutnya, Dinas PUPR telah melakukan normalisasi Afvour Mojongapit, Jasem, Karangdagangan, Gumbrek, Dayu.
Selain itu, bidang SDA Dinas PUPR juga melaksakan pembersihan sungai di Kabupaten Jombang dari sampah, enceng gondok, dan sangkrah. (*)
Baca Juga:
- Dapat Gelar Bapak BPD Jombang, Abah Warsubi Garansi Ekonomi Desa Melejit Asal Tak Korupsi
- Bendung Karet Menturus Rampung, Pasokan Irigasi Jombang–Mojokerto Kembali Normal
- Perjuangan di Waduk Kalibening, Kader PKS Jombang Borong Prestasi Kembara D2
Editor : Ny






