JOMBANG, LintasDaerah.id – Bupati Jombang Warsubi resmi melantik 97 kepala sekolah (Kepsek) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.
Pelantikan berlangsung khidmat di pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (20/6/2024) sore, sekitar pukul 16.40 WIB
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Plh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Setelah itu, para Kepsek yang dilantik mengucapkan sumpah janji jabatan yang dipimpin langsung Bupati Warsubi..
Dari 97 Kepsek yang dilantik, di antaranya 2 Kepala TK, 87 Kepala SD Negeri, dan 8 Kepala SMP Negeri. Sementara 5 kepala sekolah lainnya, dilaporkan berhalangan hadir karena alasan kesehatan dan akan dilantik di waktu yang berbeda.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menekankan, jabatan kepala sekolah bukan hanya amanah administratif, melainkan tanggung jawab besar terhadap masa depan generasi bangsa.
“Mulai tahun 2025, saya ingin kinerja para kepala sekolah yang hari ini dilantik dapat memberikan dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas kelulusan siswa di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Jombang. Jangan hanya fokus pada target administratif, tapi betul-betul jaga mutu proses belajar mengajar, suasana sekolah, dan perkembangan karakter peserta didik,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya peran kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Anak didik kini hidup dalam lingkungan yang sarat distraksi dan perkembangan teknologi yang cepat. Karenanya, pihaknya mengingatkan dunia pendidikan tidak bisa dipimpin dengan cara yang biasa-biasa saja.
Dengan mengutip filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, Bupati mengajak para kepala sekolah untuk menjadi pemimpin yang memberi teladan (Ing Ngarso Sung Tuladha), membangun semangat (Ing Madya Mangun Karsa), dan memberi dorongan (Tut Wuri Handayani).
“Pemimpin itu lebih diikuti lewat apa yang dilakukan, bukan sekadar apa yang dikatakan,” ujarnya.
Bupati Warsubi juga menjelaskan, proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, melalui seleksi ketat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BKPSDM Jombang.
Pihaknya menegaskan, seluruh posisi yang diisi merupakan hasil promosi, bukan mutasi.
“Seleksi dilakukan oleh BKPSDM dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Jombang, dan ini semua promosi, tidak ada mutasi,” ujarnya.
Bupati Jombang juga menekankan, pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi pembenahan sistem pendidikan di Jombang.
Pemerintah daerah menargetkan agar seluruh kepala sekolah yang dilantik mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh, demi terwujudnya Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua. (*)
Baca Juga:
- Rayakan HUT KORPRI, PGRI, Hari Guru, dan HKN: Jombang Targetkan Birokrasi Cepat dan Generasi Sehat
- HUT LVRI ke-69 di Jombang, Bupati Warsubi: Veteran Adalah Kompas Moral Pembangunan
- Kenaikan PBB P2 Jombang Capai 791 Persen, Emil Dardak Turun Tangan
Editor : Nury






