3 Korban Jiwa per Jam, Kecelakaan Motor Jadi Ancaman Serius bagi Generasi Muda Indonesia

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Road Safety Fellowship 2025.

Road Safety Fellowship 2025.

JAKARTA, LintasDaerah.id — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor di Indonesia kini menjadi perhatian serius. Data dari Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menunjukkan, sepanjang tahun 2024 terjadi lebih dari 150.000 kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.893 korban jiwa berasal dari kelompok usia produktif, yaitu 15–24 tahun.

Artinya, rata-rata terdapat tiga korban meninggal setiap jam akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam forum Road Safety Fellowship 2025 yang digagas oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta pada 16-17 Juli 2025.

“Bonus demografi akan jadi sia-sia jika generasi produktif meninggal di jalan. Kecelakaan roda dua tak boleh dianggap hal biasa,” ujar Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufiq, DEA. Ia menegaskan pentingnya sistem keselamatan lalu lintas yang inovatif dan adaptif untuk menyelamatkan masa depan bangsa.

Cazadira F. Tamzil, Direktur Eksekutif Pijar Foundation menambahkan, data tersebut adalah peringatan keras. “Tanpa intervensi kebijakan yang kuat, Indonesia bisa kehilangan aset terpentingnya untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kecelakaan sepeda motor bukan hanya berdampak pada nyawa, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan. Studi dari ITB dan Universitas Indonesia mencatat kerugian ekonomi akibat kecelakaan roda dua mencapai 2,9–3,1% dari total Produk Domestik Bruto (PDB).

Kombes Pol Arief Bahtiar dari Korlantas Polri yang hadir dalam acara tersebut juga menegaskan, “Jika kita gagal melindungi kelompok usia produktif dari risiko kecelakaan, Indonesia akan kehilangan daya saingnya. Kecelakaan lalu lintas bukan sekedar membawa kerugian ekonomi, tetapi luka batin bagi bangsa.”

Melalui Road Safety Fellowship 2025, para pemangku kepentingan berharap lahir solusi konkret demi keselamatan generasi muda dan mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.(*)

Baca Juga:

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Sehari Pascabencana, BPBD Jombang Kirim Bantuan ke Korban Angin Kencang di Dua Kecamatan
Mobil Toyota Innova Terbakar di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Ratusan Juta
Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak
Ratusan Pemudik Jombang Balik ke Jakarta Gratis! Dishub Siapkan Bus Eksekutif Nyaman
Biawak 1,5 Meter Masuk Rumah Warga di Mojoagung Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Tiga Remaja di Genukwatu Jombang Terluka Parah Saat Meracik Mercon Jelang Idul Fitri
Astaghfirullah, Penemuan Jasad Pria Bersimbah Darah di Bareng Jombang, Ini Identitasnya
Atap Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Padahal Baru Direvitalisasi Rp3,9 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 15:11 WIB

Sehari Pascabencana, BPBD Jombang Kirim Bantuan ke Korban Angin Kencang di Dua Kecamatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:35 WIB

Mobil Toyota Innova Terbakar di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Ratusan Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:16 WIB

Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:24 WIB

Ratusan Pemudik Jombang Balik ke Jakarta Gratis! Dishub Siapkan Bus Eksekutif Nyaman

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:32 WIB

Biawak 1,5 Meter Masuk Rumah Warga di Mojoagung Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Berita Terbaru

Kondisi atap RSUD Ploso, Jombang yang rusak diterjang angin kencang.

Peristiwa

Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak

Selasa, 31 Mar 2026 - 07:16 WIB

Politik & Pemerintahan

Bupati Warsubi Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkab Jombang, Ini Daftar Lengkapnya

Jumat, 27 Mar 2026 - 22:07 WIB