JOMBANG, LintasDaerah.id – Citra santri yang hanya berkutat dengan kitab kuning nampaknya mulai bergeser. Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, baru saja menunjukkan langkah revolusioner dalam mencetak generasi tangguh melalui program Character and Career Camp.
Kegiatan yang berlangsung secara maraton sejak 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 ini, dirancang khusus untuk membekali santri dengan mental baja dan skill kepemimpinan guna menghadapi tantangan dunia modern.

Selama sepuluh hari, para santri tidak hanya berdiam diri di dalam kelas. Mereka dilibatkan dalam berbagai agenda strategis yang melibatkan profesional di bidangnya:
– Pemetaan Karier bersama UNESA: Melalui tes psikologi profesional, para santri dibantu mengenali minat dan bakatnya agar memiliki panduan yang jelas dalam memilih jenjang pendidikan tinggi.
– Literasi Digital & Jurnalistik: Santri diajarkan cara mengolah informasi dan teknik menulis berita untuk menjadi agen literasi yang cerdas di tengah arus informasi media sosial.
– Kedisiplinan bersama TNI: Personel TNI turun langsung menggembleng fisik dan mental santri guna menanamkan jiwa nasionalisme, kerja sama tim, dan disiplin tinggi.
Ketua Penyelenggara Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Gus Syauqoni Muhammad Al Bisyri, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk adaptasi pesantren terhadap perkembangan zaman.”Santri hari ini tidak boleh gagap zaman. Kami ingin memastikan lulusan Mamba’ul Ma’arif adalah generasi yang ‘sholih’ secara spiritual namun juga ‘cakap’ secara profesional,” ujar Gus Syauqoni.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama keberhasilan program ini. Dengan adanya “kompas karier” yang jelas, diharapkan santri memiliki rasa percaya diri untuk terjun dan mewarnai berbagai sektor kehidupan.
Langkah inovatif yang berlangsung melintasi pergantian tahun ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari BRI (Bank Rakyat Indonesia) sebagai sponsor utama. Sinergi ini menjadi bukti nyata kepedulian dunia perbankan terhadap pengembangan SDM di lingkungan pesantren.
Melalui Character and Career Camp ini, santri Mamba’ul Ma’arif diharapkan tidak hanya pulang membawa ilmu agama, tetapi juga membawa semangat sebagai generasi yang berakhlak, berdaya saing global, dan siap menjadi pemimpin masa depan bagi bangsa dan negara.
Baca Juga:
- Eko Redjo Sunariyanto, PPPK Paruh Waktu Jombang Harus Jadi Energi Baru Pendidikan
- Gus Sentot Apresiasi Konser Dewa 19 di Stadion Jombang, Meski Sempat Muncul Polemik
- Ringkus 17 Maling Motor, Satgasus Curanmor Polres Jombang Panen Residivis
Editor : Nury






