Banjir Rendam Dusun Sawahan Sambirejo Jombang, Warga Mengaku Sudah Langganan

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Dusun Sawahan, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. (Foto: Apriani Alva)

Banjir di Dusun Sawahan, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. (Foto: Apriani Alva)

JOMBANG, LintasDaerah.id – Hujan deras mengguyur Kabupaten Jombang sejak semalam mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah Dusun Sawahan, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto.

Permukiman warga yang terletak tak jauh dari SPBU Jogoloyo itu mulai digenangi air sejak Senin (9/6/2025) pagi. Menurut keterangan warga, air mulai masuk ke dalam rumah sekitar pukul 06.30 WIB.

Pantauan LintasDaerah.id di lokasi pukul 10.00 WIB, air masih menggenang dengan ketinggian mencapai 20 hingga 50 sentimeter.

Warga terlihat berupaya menutup pintu rumah rapat-rapat dan menambahkan penghalang agar air tidak masuk lebih jauh ke bagian dalam rumah.

Juwariyah, salah satu warga Dusun Sawahan menuturkan, banjir seperti ini bukanlah kejadian baru yang dialami warga setempat. Dusun yang dia tinggali ini, lanjutnya, telah menjadi langganan banjir,

“Banjir memang sering melanda kawasan ini. Ini tadi mulai setengah tujuh-an air masuk rumah. Ini sudah mulai agak surut, tapi tetap was-was karena takut kalau hujan kembali turun, rumah saya bisa tergenang,” ujarnya.

Meski air sudah mulai menyusut, kekhawatiran warga belum sepenuhnya reda. Menurut Juwariyah, banjir kali ini masih tergolong ringan dibanding saat puncak musim hujan beberapa bulan lalu.

“Ini tidak begitu parah, biasanya sampai masuk rumah ke bagian dalam,” tambahnya.

Sementara Kartono, warga lain yang juga ditemui di lokasi menjelaskan, banjir terjadi karena sistem drainase yang buruk serta kondisi geografis permukiman.

“Tanggul parit kurang tinggi, sementara tanah pemukiman warga rendah, sehingga saat hujan turun seringnya terjadi banjir,” ungkap Kartono.

Ia menyebut, beberapa waktu lalu warga bersama perangkat desa setempat sempat mencoba mengatasi banjir dengan menjebol parit agar air langsung mengalir ke sungai.

“Ndek wingi dijebolno arah kali, tapi yo pancet ae (Jawa: beberapa waktu lalu sempat tanggul parit yang menuju sungai dijebol, tapi banjir masih saja terjadi,” katanya berbahasa Jawa.

Kartono mengakui, kalau air sudah mulai surut, namun prosesnya bisa memakan waktu cukup lama.

“Ini sudah agak surut, kalau parah biasanya sampai dua hari baru surut,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya bantuan dari pihak pemerintah desa (Pemdes). Warga berharap ada perhatian serius terhadap kondisi lingkungan yang rawan banjir setiap musim hujan.

“Ya tetap was-was kalau-kalau hujan deras lagi dan aktivitas sehar-hari jadi tidak nyaman,” tutup Juwariyah. (*)

Baca Juga:

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Sehari Pascabencana, BPBD Jombang Kirim Bantuan ke Korban Angin Kencang di Dua Kecamatan
Mobil Toyota Innova Terbakar di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Ratusan Juta
Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak
Ratusan Pemudik Jombang Balik ke Jakarta Gratis! Dishub Siapkan Bus Eksekutif Nyaman
Biawak 1,5 Meter Masuk Rumah Warga di Mojoagung Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Tiga Remaja di Genukwatu Jombang Terluka Parah Saat Meracik Mercon Jelang Idul Fitri
Astaghfirullah, Penemuan Jasad Pria Bersimbah Darah di Bareng Jombang, Ini Identitasnya
Atap Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Padahal Baru Direvitalisasi Rp3,9 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 15:11 WIB

Sehari Pascabencana, BPBD Jombang Kirim Bantuan ke Korban Angin Kencang di Dua Kecamatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:35 WIB

Mobil Toyota Innova Terbakar di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Ratusan Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:16 WIB

Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:24 WIB

Ratusan Pemudik Jombang Balik ke Jakarta Gratis! Dishub Siapkan Bus Eksekutif Nyaman

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:32 WIB

Biawak 1,5 Meter Masuk Rumah Warga di Mojoagung Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Berita Terbaru

Kondisi atap RSUD Ploso, Jombang yang rusak diterjang angin kencang.

Peristiwa

Hujan Angin, RSUD Ploso Jombang dan Atap Rumah Warga Rusak

Selasa, 31 Mar 2026 - 07:16 WIB

Politik & Pemerintahan

Bupati Warsubi Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkab Jombang, Ini Daftar Lengkapnya

Jumat, 27 Mar 2026 - 22:07 WIB