JOMBANG, LintasDaerrah.id – Tak bisa dipungkiri, Cabor sepatu roda berhasil meraih 6 medali di ajang Porprov Jatim IX di Malang Raya, di antaranya 2 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Namun, perolehan medali yang menurut ketua Porserosi Jombang Sutrisna naik 100 persen (Baca: Cabor Sepatu Roda Raih 2 Emas di Porprov Jatim, Ketua Persorosi Jombang: Naik 100 Persen) itu, ditanggapi netizen beragam lewat komentarnya di TikTok.
Komentar-komentar tersebut tertulis di salah satu postingan video akun TikTok @Warga.Sipil. Video tersebut menayangkan Kontingen Jombang di acara penutupan Porprov Jatim 2025 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (5/6/2025) malam.
Saat berita ini ditulis, video TikTok tersebut mendapatkan 1,1 juta views, 52,2 like dan 231 komentar, pada Selasa (8/7/2025).
LintasDaerah.id menyaring dari ratusan komentar tersebut. Ada yang berkomentar tentang kritik perolehan medali yang seharusnya diraih lebih banyak.
“Harusnya medali lebih banyak dari itu untuk Jombang… Kecewa sih atlet sepatu roda yang biasanya podium selalu banyak mendapatkan medali. 3 peserta malah dicoret dari PORPROV,” ketik salah satu akun netizen.
Ada juga komentar bernada atlet sepatu roda dari Jombang telah diberangkatkan tetapi tidak masuk dalam starting list.
“Ini atlet sepatu roda dari Jombang yang selalu pulang bawa medali. Sudah diberangkatkan dari Kabupaten, tapi nyampek lokasi, sudah bo (booking) penginapan dari jauh hari mala gak masuk list daftar peserta,” tulis netizen lain.
“Lho itu kan mas p…., biasanya selalu juara kenapa ndk dimainkan kecewa sekali harusnya nyumbang gold buat Jombang…” komentar lainnya.
Selain komentar mengkritisi perolehan medali yang dinilai netizen bisa diraih lebih banyak, ada juga komentar yang tetap mendukung kontingan Jombang.
“Wuih selamat dan semangat untuk warga Jombang,” tulis akun lain.
“Alhamdulillah ikut bangga lihat R… di team kab jombang,” komentar lainnya.
Bahkan, ada juga yang membandingkan antara masa kepemipinan Jombang sebelumnya, “apik saiki timbang jamane M… (emoticon) (Jawa: Bagus sekarang dibanding jamannya M…),” tulis akun lainnya.
Sementara Ketua Porserosi Jombang, Sutrisna, dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp, Senin (7/7/2025) terkait isu atlet sepatu roda yang telah berangkat ke Malang tetapi tidak bisa dimainkan, pihaknya tidak menjawabnya secara gamblang. Pihaknya malah mengarahkan untuk bertemu pada esok hari, yakni Selasa (8/7/2025) sore.
Pada Selasa sore, pukul 15.00 WIB, konfirmasi berlangsung di Kantor KONI Jombang, di kawasan GOR Merdeka, jalan Gus Dur Jombang.
Di dalam ruangan tersebut, LintasDaerah.id sudah ditunggu tiga orang, di antaranya Ketua Perserosi Jombang, Ketua Harian Perserosi Jombang dan Staf KONI Jombang
Sayangnya, terjadi pelarangan merekam ketika konfirmasi hendak dimulai. Bahkan, melarang untuk jadi berita.
“Jangan-jangan, jangan direkam. Itu udah diberitakan? udah ada pemberitaan di luar sana?” ucap salah satu pengurus Perserosi Jombang.
Disinggung lagi soal konfirmasi ini sebelum berita diunggah, “Kalau belum ada beritanya, berarti tidak perlu hak jawab. Tidak usah ditulis. Jangan menulis,” jawabnya. (*)
Penulis : Apriani Alva
Editor : Nury






