Donny Anggun Serap Aspirasi Warga Peterongan Jombang, Bahas KIS Nonaktif, Jalan Rusak hingga Darurat Narkoba

- Redaksi

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donny Anggun, S.Sos, Wakil Ketua I DPRD Jombang. (Foto: dok)

Donny Anggun, S.Sos, Wakil Ketua I DPRD Jombang. (Foto: dok)

JOMBANG, LintasDaerah.id – Wakil Ketua I DPRD Jombang, Donny Anggun, menggelar agenda serap aspirasi warga atau reses di Perum Az Zahrah, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, Minggu (20/7/2025). Dalam kegiatan ini, Donny menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan layanan kesehatan, jalan rusak, hingga kondisi darurat narkoba di Kabupaten Jombang.

Acara ini juga dihadiri sejumlah elemen masyarakat, seperti tokoh LSM, media, komunitas, hingga warga setempat. Ketua MPN (Majelis Pers Nasional) Korwil Jombang, Harissa Bashoeki, dalam sambutannya mengatakan, forum seperti ini penting agar suara masyarakat bisa langsung disampaikan kepada wakil rakyat.

“Ini waktu yang pas untuk menyampaikan unek-unek, baik soal pendidikan, UMKM, atau masalah lainnya. Supaya bisa dibawa ke DPRD sebagai bahan pembahasan,” ujarnya.

Sementara itu, tuan rumah acara, Rehal, mengapresiasi kehadiran Donny yang bersedia terjun langsung mendengar keluhan warga.

“Bagi saya, forum seperti ini adalah tempat paling nyaman untuk menyampaikan masalah. Karena solusinya kadang butuh campur tangan pemerintah, bukan cuma diselesaikan secara personal,” ujarnya.

Dalam sesi tanya-jawab, Baret menyoroti soal banyaknya peserta KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang tiba-tiba dinonaktifkan, padahal anggaran kesehatan daerah naik.

Baca Juga  Kemeriahan Halal Bi Halal Plus DWP Disdikbud Jombang

Menanggapi hal ini, Donny menjelaskan, sekitar 14 ribu warga Jombang memang terdampak penonaktifan KIS dari pusat tanpa pemberitahuan.

“Pemkab tidak bisa serta-merta menggantikan itu, karena KIS adalah program pusat. Tapi sebenarnya, ada skema bantuan lain melalui Universal Health Coverage (UHC) dari RSUD. Sayangnya, sosialisasinya kurang. Banyak pasien hanya diberi tahu kartunya mati, disuruh ke Dinsos, tanpa dijelaskan solusinya,” jelas Donny.

Masalah serius lain yang mencuat adalah soal maraknya narkoba. Adi Waluyo, penggiat anti-narkoba dari media BangJo, mempertanyakan langkah konkret DPRD untuk memperkuat sinergi dengan BNN.

Donny mengakui, Jombang saat ini masuk peringkat dua daerah darurat narkoba di Jawa Timur.

“Ini miris, karena Jombang dikenal sebagai kota santri. Saya terbuka untuk berdiskusi. Nanti bantu saya petakan daerah mana saja yang rawan narkoba, biar bisa saya bawa ke Rapat Paripurna sekitar bulan September. Kita cari solusi bareng-bareng,” ujar Donny yang juga menjabat sebagai sekertaris DPC PDIP Kabupaten Jombang.

Baca Juga  Bupati Jombang Mutasi 10 Pejabat Eselon II, Yakin Tidak Ada Jual Beli Jabatan?

Selain isu kesehatan dan narkoba, aspirasi lain datang dari Ibu Sumarni, seorang warga yang mengeluhkan jalan rusak.

“Suami saya sopir. Kalau pulang kerja sering ngeluh karena jalan banyak lubang, bikin badan capek,” keluhnya.

Donny menjelaskan bahwa perbaikan jalan memiliki kewenangan berbeda-beda, tergantung status jalan.

“Ada jalan yang tanggung jawabnya di provinsi, ada yang di kabupaten atau desa. Tapi meskipun itu bukan kewenangan kami, DPRD bisa tetap bantu menyurati dinas terkait supaya perbaikannya segera dilakukan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga dibahas potensi wisata di Jombang, termasuk daerah Wonosalam dan wisata religi yang dinilai bisa dikembangkan lebih jauh. Donny menyambut baik aspirasi ini dan berharap sektor pariwisata bisa digarap lebih serius ke depan.

Di akhir acara, Donny menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak.

“Terima kasih kepada seluruh warga, komunitas, media, LSM dan semua yang sudah hadir. Aspirasi kalian sangat penting untuk memperkuat arah pembangunan di Jombang,” pungkasnya.(*)

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras
Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial
Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW
Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret
Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Lelang Jabatan di Pemkab Jombang Ditutup, Sekda Pastikan Tanpa Pungutan dan “Amplop Siluman”
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Abah Warsubi Hadiahkan Umrah untuk 5 Pasukan Kebersihan
Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji: Pokir Harus Pro-Rakyat dan Transparan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:28 WIB

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:10 WIB

Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:52 WIB

Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:44 WIB

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:25 WIB

Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB