JOMBANG, LintasDaerah.id – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmen penuh dalam mendukung suksesnya peluncuran Sekolah Rakyat (SR) nasional di tahun ajaran baru 2025/2026. Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung ditetapkan sebagai salah satu titik prioritas nasional dalam program unggulan yang rencananya akan dilaunching serentak oleh Presiden RI pada 14 Juli 2025.
Bupati Jombang, Warsubi menegaskan, pihaknya tidak akan setengah hati dalam mengawal program yang menjadi simbol tanggung jawab negara kepada anak-anak dari keluarga miskin tersebut.
“Ini bukan sekadar proyek, tetapi amanah negara. Jombang harus jadi contoh kesiapan daerah. Kami kerahkan semua kekuatan, dari pemkab, dinas teknis, hingga lintas sektor. Semua demi pendidikan yang layak dan bermartabat,” tegas Bupati Warsubi, Jumat (20/6/2025).

Proses penetapan siswa baru untuk SR juga telah difinalisasi dengan ditandatanganinya SK Bupati Jombang Nomor: 100.3.3.2/230/415.10.1.3/2025. Ia juga memastikan, seluruh proses administrasi, termasuk perjanjian penggunaan lahan dan gedung, telah diselesaikan dengan baik.
Tak hanya itu, proses renovasi fisik gedung SKB Mojoagung juga menunjukkan progres signifikan. Tim dari Sekretariat Negara dan BPKP Jawa Timur telah melakukan kunjungan dan memberi penilaian positif.
Meski begitu, beberapa kendala teknis masih harus diselesaikan, diantaranya kebutuhan daya listrik sebesar 23.000 KWH, penyempurnaan fasilitas dapur sesuai standar Kementerian PUPR, serta penyelesaian instalasi internet bersama pihak Telkom.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jombang, Purwanto menambahkan, kebutuhan tenaga kerja mulai dari wali asuh, juru masak, petugas kebersihan hingga satpam telah diajukan oleh Pemkab Jombang. Namun hingga saat ini, belum ada keputusan final dari Kementerian Sosial.
“Kami dengar, Kemensos membuka jalur rekrutmen khusus dari SDM internal mereka. Tapi kami tidak tinggal diam. Sesuai arahan Pak Bupati, tidak boleh ada istilah ‘menunggu’. Kami jemput bola,” tegas Purwanto.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi baik di level kementerian maupun daerah terus dilakukan secara intensif agar peluncuran Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana.
Dalam jangka panjang, Pemkab Jombang juga tengah menyiapkan pengadaan lahan tambahan guna mendukung pengembangan SR ke depan. SK pengadaan sudah disusun dan kini tinggal menunggu penandatanganan final serta proses penetapan lokasi (penlok) dari Kementerian PUPR dan Kemensos.
“Agar tidak ada hambatan hukum ke depan, langkah-langkah yuridis tengah kami siapkan,” tambah Purwanto.
Dengan kerja kolaboratif dan semangat tanpa menunggu, Pemkab Jombang berharap SKB Mojoagung dapat menjadi model sekolah rakyat berbasis sosial terbaik di Indonesia. Sebuah bukti untuk pendidikan bermartabat harus bisa diakses semua anak negeri, tak terkecuali mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.(*)
Baca Juga:
- Terlalu Banyak dan Semrawut, Pemdes Kepatihan Jombang Stop Pemasangan Kabel Fiber Optik
- Resep Nasi Goreng Jawa, Menu Sarapan dan Makan Malam Praktis Cita Rasa Autentik
- Disdikbud Jombang Sosialisasikan Program Kerja Bidang Pembinaan SD Tahun 2026
Penulis : Apriani Alva
Editor : Nury






