JOMBANG, LintasDaerah.id – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Kehadirannya disambut KH. Kholil Dahlan, jajaran pengurus pesantren, serta ratusan santri yang berjejer di sepanjang jalan menuju Kantor Pusat PP Darul Ulum.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Nasaruddin Umar menghadiri program cek kesehatan gratis dan distribusi makanan bergizi untuk santri. Program ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap dunia pesantren, sekaligus langkah untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda.
Dalam sambutannya, Menag mengingatkan para santri untuk senantiasa bersyukur. Ia menyinggung kondisi sulit yang dialami sejumlah negara di Timur Tengah dan Afrika akibat perang serta perubahan iklim.
“Di Palestina, masyarakat bahkan kesulitan untuk sekadar makan. Karena itu, ketika di sini anak-anak bisa menikmati makanan bergizi gratis, jangan lupa bersyukur dan mendoakan saudara-saudara kita di sana,” pesannya di hadapan santri, Senin (22/9/2025).
Ia juga menegaskan, program makanan bergizi gratis merupakan terobosan besar dari Presiden Republik Indonesia.
“Bahkan negara maju seperti Amerika tidak mampu memberikan fasilitas makanan gratis seperti ini. Maka kita harus berterima kasih karena Indonesia berani melakukannya,” ujar Menteri Nasaruddin.

Selain memberikan sambutan, Menag juga menyampaikan berbagai program pemerintah yang tengah berjalan, seperti pembangunan rumah rakyat, penyediaan beasiswa santri berprestasi melalui Sekolah Garuda, hingga dukungan koperasi rakyat dan penanggulangan bencana.
Usai memberikan arahan, Menteri Nasaruddin Umar menyempatkan diri meninjau langsung layanan cek kesehatan gratis bagi para santri yang digelar di lingkungan pesantren.
Kehadirannya disambut antusias para petugas kesehatan dan santri yang sedang menjalani pemeriksaan. Setelah itu, Menag bertolak menuju agenda selanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Agama kembali menegaskan pentingnya pesantren sebagai pusat pendidikan yang bukan hanya mendidik ilmu pengetahuan, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Santri adalah calon pemimpin bangsa. Jaga kebersihan diri, jiwa, dan lingkungan agar kelak lahir generasi terbaik dari pesantren,” pungkasnya.(*)
Penulis : Apriani Alva
Editor : Nury






