JAKARTA, LintasDaerah.id – Polemik terkait ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat ke publik. Kali ini, isu tersebut juga dibarengi dengan munculnya istilah baru bagi pendukung Jokowi, yakni Termul atau singkatan dari Ternak Mulyono.
Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menilai perdebatan ini sudah melelahkan dan sebaiknya disudahi. “Serahkan prosesnya pada hukum, apa pun akhirnya, tidak usah ribut-ribut lagi,” ujar Mahfud dalam kanal YouTube Mahfud MD Official, Kamis (21/8/2025).
Mahfud, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), menyayangkan penggunaan istilah yang merendahkan. “Saya sedih dengan istilah ‘ternak’. Dalam agama, istilah itu menggambarkan manusia yang direndahkan seperti binatang. Agak keterlaluan kalau menyebut pengikutnya Pak Jokowi sebagai ‘ternak’,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan publik akan istilah ejekan politik seperti kampret dan kecebong yang sempat ramai pada Pilpres 2019. Menurut Mahfud, setelah Prabowo Subianto masuk kabinet, penggunaan istilah tersebut mereda. “Sayangnya, suasana damai itu tercoreng lagi,” kata Mahfud.
Meski enggan masuk ke substansi perkara ijazah Presiden Jokowi, Mahfud menilai masyarakat sejatinya sudah bisa menimbang sendiri. “Kalau kita punya rasionalitas, ya sudah tahu. Saya tidak mau ikut ribut,” tegasnya.
Mahfud menambahkan, dirinya prihatin dengan silang pendapat yang kini juga menyeret sejumlah tokoh, termasuk Roy Suryo. “Saya memaklumi, tapi sebagai pendengar saya merasa lelah dengan isu ini,” ujarnya.(*)
Baca Juga:
- 3 Tunjangan Wakil Rakyat Jadi Sorotan, Ketua DPRD Jombang Beberkan Rinciannya
- CATAT! Cara Cek Penerima Diskon Tarif Listrik 50 Persen, Pengguna Daya 1300 VA Dapat?
- Kecelakaan di Tapen Jombang, Truk Kontainer Tabrak Motor Sedang Parkir
Editor : Nury






