Pemkab Jombang Serius Dukung Pendidikan Anak Kurang Mampu Lewat Sekolah Rakyat

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Warsubi bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf usai penandatanganan MoU Sekolah Rakyat. (Foto: dok)

Bupati Jombang Warsubi bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf usai penandatanganan MoU Sekolah Rakyat. (Foto: dok)

JAKARTA, LintasDaerah.id – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Sosial RI untuk mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat, Kamis (10/7/2025).

Penandatanganan ini dilakukan langsung Bupati Jombang, Warsubi, di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan inovatif Presiden RI Prabowo Subianto yang menyasar anak-anak kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan berkualitas. Program ini dilaksanakan dengan memanfaatkan aset milik negara dan daerah melalui skema pinjam pakai.

“Alhamdulillah, SKB Mojoagung sudah selesai direnovasi oleh Kementerian PUPR pada 8 Juli kemarin. Kami siap memulai tahun ajaran baru pada 14 Juli 2025. Ini adalah bentuk komitmen penuh Pemkab Jombang untuk mendukung sepenuhnya program yang sangat luar biasa ini,” ujar Bupati Warsubi usai menandatangani perjanjian.

Bupati Warsubi hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Jombang, Hari Purnomo, yang mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat Jombang termasuk dalam 63 lokasi yang akan mulai beroperasi serentak pada 14 Juli mendatang.

Baca Juga  Mahfud MD Soal Polemik Ijazah Jokowi: Sudahi Perdebatan, Serahkan pada Hukum

“Sementara 37 titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian renovasi dan penyediaan sarana prasarana. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan akses pendidikan kepada seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali,” ujar Hari.

Dalam arahannya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menekankan pentingnya optimalisasi aset negara untuk mendukung pendidikan anak-anak miskin dan rentan.

“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang untuk pengentasan kemiskinan. Program ini bukan hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga menyediakan kehidupan yang layak—dengan fasilitas asrama, makan, pembinaan karakter, layanan kesehatan, hingga penguatan literasi digital,” ungkap Mensos Saifullah Yusuf.

Ia juga menegaskan bahwa di tahap awal, sebanyak 9.775 siswa dari seluruh Indonesia akan mulai belajar di 100 Sekolah Rakyat yang tersebar di 29 provinsi dan 87 kabupaten/kota, termasuk Jombang.

Baca Juga  100 Hari Kinerja Duet WarSa Pimpin Jombang, OPD-nya Diajak Rapat Tiap Minggu

Program ini juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar sekolah. Orang tua siswa akan mendapatkan pelatihan wirausaha dan rumah tidak layak huni mereka akan direnovasi, sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan belajar yang layak dan nyaman.

“Perjanjian yang kita tanda tangani hari ini adalah tulang punggung Sekolah Rakyat. Tanpa lahan dan bangunan, tak ada rumah belajar. Tanpa rumah belajar, harapan tetap menjadi mimpi yang jauh bagi anak-anak kita,” tandas Mensos.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Jombang akan memanfaatkan aset SKB Mojoagung yang telah direnovasi. Selain itu, Pemkab Jombang juga merencanakan pengembangan Sekolah Rakyat di lahan Terminal Kargo Tunggorono, Kecamatan Jombang, yang telah diverifikasi oleh Kementerian PUPR.(*)

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras
Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial
Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW
Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret
Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Lelang Jabatan di Pemkab Jombang Ditutup, Sekda Pastikan Tanpa Pungutan dan “Amplop Siluman”
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Abah Warsubi Hadiahkan Umrah untuk 5 Pasukan Kebersihan
Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji: Pokir Harus Pro-Rakyat dan Transparan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:28 WIB

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:10 WIB

Akademisi Soroti Perbup Jombang tentang Seleksi Perangkat Desa, Dinilai Berpotensi Picu Konflik Sosial

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:52 WIB

Izin Forkopimda Rampung, 8 Desa di Jombang Siap Gelar KDAW

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:44 WIB

Sekda Jombang Kejar Pencairan Insentif RT/RW, Target Tuntas Sebelum 10 Maret

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:25 WIB

Pemkab Jombang dan Kejari Teken MoU Bidang Datun Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Kondisi sebuah gudang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa

Gudang Rongsokan di Johowinong Jombang Ludes Terbakar

Senin, 16 Mar 2026 - 15:51 WIB

Politik & Pemerintahan

Bansos 2026 Cair! 2.495 Warga Jombang Terima Bantuan Uang Tunai dan Beras

Senin, 16 Mar 2026 - 09:28 WIB