Wayang Masuk Sekolah, Jombang Tanamkan Karakter Generasi Muda Lewat Budaya

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, LintasDaerah.id – Kabupaten Jombang kembali meneguhkan diri sebagai pusat kebudayaan sekaligus pendidikan karakter. Ribuan siswa, mulai dari anak-anak Kelompok Bermain (KB) hingga SMP, memadati pelataran Perguruan Muhammadiyah Desa Mentoro, Kecamatan Sumobito dalam acara Gelar Budaya “Wayang Masuk Sekolah”, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan yang melibatkan KB dan RA Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), SD Muhammadiyah 1, hingga SMP Muhammadiyah 3 ini menjadi bukti nyata upaya menjaga warisan leluhur. Wayang, yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda, diperkenalkan sejak dini sebagai fondasi pembentukan karakter pelajar di Jombang.

Bupati Jombang, Warsubi, hadir dengan penuh antusias dan menegaskan pentingnya mengaitkan kemajuan teknologi dengan akar budaya bangsa. Menurutnya, program ini merupakan gerakan mulia untuk memperkenalkan serta melestarikan seni wayang di lingkungan pendidikan.

“Wayang bukan sekadar tontonan, tapi sarat dengan nilai budi pekerti, keberanian, persaudaraan, pengorbanan, dan cinta tanah air,” tutur Bupati Warsubi.

Ia menambahkan, generasi muda tidak perlu memilih antara tradisi dan teknologi. Justru, kecintaan terhadap budaya sendiri harus menjadi landasan kokoh dalam menghadapi arus globalisasi.

“Jangan sampai warisan luhur ini hilang ditelan zaman. Kita harus bangga, karena bangsa kita memiliki seni budaya yang sudah berabad-abad menjadi tuntunan hidup masyarakat,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan pergelaran wayang kulit lakon Gatot Kaca Lahir. Kisah epik ini dianggap simbol harapan untuk melahirkan generasi kuat, berkarakter, dan berjiwa ksatria. Momen paling berkesan terjadi saat Dalang Cilik Ki Amora Lingga Abinaya menyerahkan Gunungan kepada Bupati Warsubi, sebagai simbol estafet budaya kepada generasi penerus.

Tak hanya wayang, anak-anak juga tampil melalui tim karawitan, tari Remo Boletan, hingga menjadi bagian dari pergelaran. Acara semakin berbobot dengan paparan narasumber Drs. Imam Ghozali, M.Hum. dan Anom Sektiaji, S.Sn. yang mengupas filosofi Gatot Kaca serta makna panggung pertunjukan.

Wakil Ketua PD Muhammadiyah Jombang, M. Ali Said, menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk mendukung pelestarian budaya lokal. Menurutnya, wayang meski mengalami penurunan minat, tetap relevan dan memiliki nilai edukatif.

“Alhamdulillah, Muhammadiyah tidak alergi dengan budaya. Justru kami mendukung pelestarian budaya lokal yang sarat nilai moral,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang ini merupakan inisiatif Majelis Dikdasmen serta Lembaga Seni Budaya Muhammadiyah. SD Muhammadiyah 1 Mentoro menjadi satu-satunya sekolah dasar Muhammadiyah di Jombang yang menghadirkan program ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan.

Suasana semakin hidup dengan gema gending dan bayangan wayang di layar putih. Nuansa ini seakan menjadi janji untuk mencetak pelajar Jombang yang berakhlak, kreatif, serta berakar kuat pada budaya sendiri sebelum mengenal budaya luar.

Acara juga dihadiri Staf Ahli SDM dan Kemasyarakatan Setdakab Jombang Sudiro Setiono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wor Windari, Kasubag TU Kemenag Jombang Arif Hidayatulloh, jajaran PD dan PC Muhammadiyah, wali murid, hingga tokoh masyarakat setempat.(*)

Baca Juga:

Penulis : Apriani Alva

Editor : Nury

Berita Terkait

Kepala Dinas Pendidikan Jombang Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026
Ketua PCNU Jombang Kritik Kebijakan Pendidikan, Kesejahteraan Guru dan Moral Siswa Jadi Sorotan
Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan
Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP
Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian
Bangkitkan Warisan Budaya, Jombang Gelar Rekonstruksi Kesenian Gambus Misri Bintang Sembilan
Optimalkan Potensi Siswa, 265 Guru di Jombang Ikuti Bimtek Deteksi Dini Inteligensi
Kabar Gembira! 5 Jalan Utama di Jombang Bakal Mulus, Ini Daftar Lokasinya 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 15:31 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jombang Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026

Senin, 6 April 2026 - 14:45 WIB

Ketua PCNU Jombang Kritik Kebijakan Pendidikan, Kesejahteraan Guru dan Moral Siswa Jadi Sorotan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:45 WIB

Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:58 WIB

Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:38 WIB

Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian

Berita Terbaru