GEGER! Misteri Kematian Sahroni Satu Keluarga Tewas Terkubur di Halaman Rumah

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Haji Sahroni.

Rumah Haji Sahroni.

INDRAMAYU, LintasDaerah.id – Warga Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan lima jasad satu keluarga yang terkubur di halaman belakang rumah mereka, Senin (1/9/2025) malam.

Identitas korban diketahui bernama Haji Sahroni (70), anaknya Budi (43), menantunya Euis (37), serta dua cucunya, Ratu (7) dan seorang bayi berusia sekitar delapan bulan. Kelimanya ditemukan terkubur di bawah sebuah pohon nangka dalam kondisi mengenaskan.

Kasus ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau menyengat selama beberapa hari. Seorang tetangga, Euis, merasa ada yang janggal lantaran keluarga Sahroni tak kunjung terlihat. Ia mencoba menghubungi korban namun tidak mendapat jawaban.

Merasa khawatir, Euis lalu menghubungi Ema, kerabat keluarga Sahroni. Bersama warga, mereka akhirnya mendobrak pintu rumah yang terkunci rapat. Saat menyusuri hingga lantai dua, warga semakin mencium bau busuk dari arah belakang rumah.

Pencarian berujung pada temuan gundukan tanah segar di dekat pohon nangka. Setelah digali, warga mendapati jasad keluarga Sahroni yang sudah terkubur.

Keluarga Haji Sahroni
Keluarga Haji Sahroni.

Kepala Seksi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, membenarkan penemuan tersebut. Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan autopsi.

“Diperkirakan korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil autopsi,” ujarnya.

Polisi kini mendalami motif pembantaian. Dugaan kuat mengarah pada tindak perampokan disertai kekerasan. “Masih dalam pendalaman Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, termasuk soal barang-barang yang hilang,” tambah Tarno.

Keterangan warga semakin menguatkan dugaan perampokan. Ami (35), salah seorang tetangga, mengaku melihat dua mobil pikap berhenti di depan rumah Sahroni beberapa hari sebelum penemuan jasad.

Kesaksian ini membuka kemungkinan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan telah merencanakan aksinya dengan matang, termasuk menyiapkan kendaraan untuk mengangkut barang hasil jarahan.

Polisi masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mengungkap siapa pelaku di balik tragedi berdarah yang mengguncang warga Indramayu ini. (*)

Baca Juga:

Editor : Nury

Berita Terkait

Perkara Sound Horeg di Jatibanjar Jombang Naik ke Pengadilan Usai Lebaran
Upaya Puluhan Gram Sabu-sabu Masuk Lapas Kediri, Untungnya Digagalkan
Kebun Terlarang di Plosoklaten Terbongkar: Polisi Sita Puluhan Pohon Ganja dalam Pot!
Polres Bondowoso Ringkus Komplotan Curanmor Lintas Kota, 3 Tersangka dan 11 Motor Diamankan
Jelang Ramadan 2026, Polres Kediri Ringkus 26 Tersangka dari 22 Kasus Narkoba
Konvoi Dini Hari di Janti Jombang Berencana Tawuran, Bawa Sajam Mirip Celurit dan Bondet
Kabur Lama Banget, Buron Korupsi Dana Hibah PSSI Jombang Akhirnya Tertangkap
Drama Pelarian Napi Nganjuk Berakhir di Tumpukan Jerami
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:17 WIB

Perkara Sound Horeg di Jatibanjar Jombang Naik ke Pengadilan Usai Lebaran

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:56 WIB

Upaya Puluhan Gram Sabu-sabu Masuk Lapas Kediri, Untungnya Digagalkan

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:03 WIB

Kebun Terlarang di Plosoklaten Terbongkar: Polisi Sita Puluhan Pohon Ganja dalam Pot!

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:24 WIB

Polres Bondowoso Ringkus Komplotan Curanmor Lintas Kota, 3 Tersangka dan 11 Motor Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:17 WIB

Jelang Ramadan 2026, Polres Kediri Ringkus 26 Tersangka dari 22 Kasus Narkoba

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

3 Bupati Kompak! Flyover Mengkreng Segera Dibahas, Solusi Macet Parah di Jatim

Kamis, 9 Apr 2026 - 15:13 WIB