JOMBANG LintasDaerah.id – Respon cepat dilakukan Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan terhadap bencana banjir yang melanda Kabupaten Jombang. Senin (9/6/2025).
Kapolres turun langsung ke Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, salah satu desa yang terdampak paling parah, untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga.
Tak hanya datang meninjau, Kapolres juga menyambangi langsung rumah-rumah warga yang tergenang air.
Dalam kegiatan ini, pihaknya didampingi oleh Plt Kepala BPBD Jombang, pejabat utama Polres, serta jajaran Forkopimcam Mojoagung.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga menyapa dan memberi semangat kepada warga yang masih bertahan di rumah mereka.
“Kita memberikan support kepada BPBD Jombang terkait dengan masyarakat yang terdampak banjir. Kita memberikan bantuan berupa bahan makanan pokok, kepada masyarakat yang terdampak,” kata Kapolres.

Selain distribusi bantuan, Kapolres juga menyiapkan langkah antisipasi. Personel gabungan dari Polres, Kodim 0814 Jombang, Koramil, Polsek, serta Kecamatan Mojoagung telah disiagakan lengkap dengan perahu karet untuk evakuasi warga, jika diperlukan.
“Personel sudah disiagakan dengan peralatan evakuasi, termasuk perahu karet, untuk mengantisipasi kondisi darurat di lapangan,” tambahnya.
Desa Kademangan sendiri menjadi wilayah terparah dari delapan desa di Kecamatan Mojoagung yang terdampak banjir akibat luapan sungai Catakbanteng dan Kaligunting.
Meski rumah warga terendam, sebagian besar warga masih memilih bertahan di tempat tinggal mereka.
Kapolres berharap, air segera surut dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihaknya juga mengingatkan warga agar tetap waspada dan segera melaporkan jika ada yang sakit atau membutuhkan pertolongan.
Kegiatan sosial ini berakhir sekitar pukul 15.10 WIB. Meski berlangsung singkat, kehadiran aparat di tengah bencana menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan peduli.
Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun ketagguhan sosial dalam menghadapi risiko bencana, terutama di daerah rawan seperti Desa Kademangan.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, agar warga tahu bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah,” tutup AKBP Ardi Kurniawan. (*)
Editor : Nury













Komentar