Sinergi Strategis Kemenag Jombang dan Dewan Pendidikan,Perkuat Ekosistem Madrasah Menuju Mutu Mendunia

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JOMBANG, LintasDaerah.id – Dalam upaya konsisten mendorong peningkatan mutu dan kesetaraan pendidikan madrasah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menjalin sinergi strategis melalui audiensi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang. Kepala Kemenag Jombang, Muhajir, menerima langsung Ketua Dewan Pendidikan, Cholil Hasyim, beserta jajaran pengurus, pada Senin (10/11/2025) di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Jombang.

​Pertemuan hangat ini turut dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, Arif Hidayatulloh; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Nur Khojin; serta Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, Syaiful Bahri. Hal ini menunjukkan komitmen penuh Kemenag Jombang dalam menyambut masukan konstruktif demi kemajuan pendidikan di Kota Santri.

​Kepala Kemenag Muhajir menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Dewan Pendidikan untuk berdiskusi mengenai arah pembangunan pendidikan, khususnya madrasah. “Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini, kita bisa bersama-sama membawa dunia pendidikan di Kabupaten Jombang, khususnya madrasah, menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujar Muhajir penuh harap.

​Muhajir kemudian memaparkan kondisi terkini madrasah berdasarkan data EMIS:

– ​Total Lembaga: 819 (RA hingga MA)

– ​Total Peserta Didik: 124.055 jiwa dengan komposisi gender seimbang.

– Guru: 9.832 orang, dengan 46,4% telah tersertifikasi.

– ​Infrastruktur: 87,7% sarana dan prasarana dalam kondisi baik, menunjukkan kualitas yang terjaga.

– ​Mutu: 64% madrasah telah terakreditasi B, mencerminkan mutu penyelenggaraan pendidikan yang stabil dan siap untuk ditingkatkan ke level A.

​Dalam momentum audiensi ini, Kemenag Jombang dengan tegas menyuarakan beberapa kebutuhan mendesak untuk mencapai kesetaraan antara sekolah umum dan madrasah:

1. ​Dukungan APBD: Muhajir berharap Dewan Pendidikan dapat merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah agar APBD Kabupaten Jombang dapat menyentuh pendidikan madrasah. “Siswa madrasah juga merupakan anak-anak masyarakat Jombang. Kami berharap ada keseimbangan anggaran antara sekolah dan madrasah,” jelasnya.

2. ​Fasilitas Digitalisasi: Kesenjangan fasilitas digitalisasi, seperti bantuan smart board, juga menjadi sorotan. Kemenag berharap Dewan Pendidikan dapat menyuarakan kebutuhan ini agar madrasah tidak tertinggal dalam ekosistem pendidikan 4.0.

3. Sertifikat Tahfidz: Kemenag Jombang sedang gencar melaksanakan Wisuda Tahfidz bagi siswa MI. Namun, sertifikat ini belum diakui sebagai dokumen pendukung saat siswa melanjutkan ke jenjang SMP. Pengakuan ini akan menjadi dorongan besar bagi peningkatan motivasi siswa.

 

​”Melalui slogan Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Jombang,” tegas Muhajir.

​Menanggapi paparan tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Cholil Hasyim menyampaikan rasa bangga dan terima kasih, menekankan bahwa madrasah adalah bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan di Jombang.

​Cholil menjelaskan empat tugas utama Dewan Pendidikan: memberikan masukan, mendukung program, melakukan pengawasan, dan menjadi mediator antar pemangku kepentingan. Ia juga memperkenalkan rencana Gerakan Pendidikan Berbasis Hak Anak, yang bertujuan memastikan tidak ada anak Jombang yang putus sekolah.

​”Hasil pertemuan yang produktif ini akan kami jadikan dasar untuk penyusunan policy brief yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Jombang,” pungkas Cholil.

​Pertemuan ini menjadi penanda langkah awal yang kuat dalam sinergi antara Kemenag dan Dewan Pendidikan Jombang, menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkualitas di Kota Santri.

Baca Juga:

Penulis : R Wijaya

Editor : Nury

Berita Terkait

Kepala Dinas Pendidikan Jombang Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026
Ketua PCNU Jombang Kritik Kebijakan Pendidikan, Kesejahteraan Guru dan Moral Siswa Jadi Sorotan
Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan
Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP
Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian
Bangkitkan Warisan Budaya, Jombang Gelar Rekonstruksi Kesenian Gambus Misri Bintang Sembilan
Optimalkan Potensi Siswa, 265 Guru di Jombang Ikuti Bimtek Deteksi Dini Inteligensi
Kabar Gembira! 5 Jalan Utama di Jombang Bakal Mulus, Ini Daftar Lokasinya 

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 15:31 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jombang Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026

Senin, 6 April 2026 - 14:45 WIB

Ketua PCNU Jombang Kritik Kebijakan Pendidikan, Kesejahteraan Guru dan Moral Siswa Jadi Sorotan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:45 WIB

Disdikbud Jombang Verifikasi Data Sarana Prasarana SD untuk Akurasi Kebijakan

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:58 WIB

Perkuat Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Gelar Workshop Deep Learning bagi Guru SMP

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:38 WIB

Gus Wabup Salmanudin di Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026: Kemenangan Sejati Adalah Mentalitas dan Keberanian

Berita Terbaru